193 PKM Didanai, ITS Target Juara

193 PKM Didanai, ITS Target Juara

Kabar gembira untuk kampus perjuangan. ITS menempati posisi ketiga PKM terbanyak didanai oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) setelah Institut Pertanian Bogor dan Universitas Diponegoro. Tak tanggung, dari 882 proposal yang diajukan sebanyak 193 proposal dinyatakan siap untuk didanai oleh Kemenristekdikti.

Sebanyak 193 proposal yang didanai tersebut ialah 21 PKM Penerapan Teknologi (PKM-T), 8 PKM Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), 17 PKM Kewirausahaan (PKM-K), 80 PKM Penelitian (PKM-P) dan 51 PKM Karsa Cipta (PKM-KC) dan 10 PKM Sosial Humaniora (PKM-SH).

Pengumuman mengenai PKM ini mendapat respon yang sangat baik dari para petinggi ITS hingga para dosen. Dr Darmaji SSi MT, Direktur Kemahasiswaan ITS mengatakan bahwa pengumuman ini merupakan awal yang bagus untuk ITS mengawali status ITS PTN-BH. “Pengumuman ini layaknya kado untuk ITS dan awal yang baik menuju Pimnas,” tutur Darmaji seperti dirilis ITS Online.

Pencapaian tahun ini memang mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Terlebih ITS berhasil naik empat peringkat. Sebelumnya ITS berada pada peringkat tujuh sekarang menduduki peringkat tiga . “Tahun ini pembimbingan dilakukan lebih intensif. Lebih mengunggulkan kualitas daripada kuantitas,” tutur Dosen Departemen Matematika tersebut.

Darmaji mengatakan kedepannya sudah dibuatkan rencana dan timeline perihal tindaklanjut PKM yang didanai tersebut. Dalam waktu dekat, Darmaji dan tim sudah memutuskan untuk mengadakan pertemuan para pendamping PKM, dosen pembimbing, dan tim kawal dari BEM ITS untuk penyegaran.

“Penyegaran yang dimaksud ialah persamaan persepsi terkait bagaimana membimbing PKM, karena ada beberapa dosen pembimbing yang masih pertama kali dalam membimbing PKM,” ucap Darmaji.

Pada kesempatan penyegaran tersebut, Darmaji menambahkan bahwa ia dan tim akan berusaha mendatangkan narasumber untuk memberikan arahan dan penjelasan pembimbingan PKM. Narasumbernya direncanakan ialah orang yang pernah menjuri PKM di tingkat nasional.

Selanjutnya akan diadakan pertemuan komunal antara seluruh peserta yang terlibat PKM, pembimbing, pendamping, tim kawal dan para petinggi ITS di Grha. “Pada pertemuan ini, nantinya rektor ITS diharapkan dapat memberi motivasi pada tim-tim PKM serta menyatukan tujuan bersama merebut trofi Adikerta Kerta Widya,” jelasnya.

ITS juga akan membuat skema dana talangan guna mendahulukan dana awal yang dibutuhkan mahasiswa dalam pengerjaan PKM. “Agar PKM langsung segera digarap tanpa harus menunggu dana dari Dikti. Setidaknya untuk dana awal,” ucap Darmaji yang berharap tahun ini ITS bisa menjadi jawara Pimnas 30 yang akan diselenggarakan di Universitas Muslim Indonesia, Makasar. (sak)

Bagikan artikel ini