197 Proposal Penelitian ITS Didanai

197 Proposal Penelitian ITS Didanai

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali memperoleh hibah dana penelitian. Kali ini, sebanyak 197 proposal penelitian dari LPPM ITS berhasil didanai oleh DRPM (Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat).

Staff Administrasi Data dan Program LPPM ITS, Afrian Riznaldhy menjelaskan rincian dari 197 judul tersebut terbagi menjadi dua kelompok. Sebanyak 185 judul penelitian berasal dari kemendikti sedangkan 12 judul berasal dari Kemenristekdikti.

Hal tersebut dikarenakan saat pengajuan proposal, sistem antara kemendikti dengan kemenristek masih terpisah. “Untuk Kemenristek sendiri proposal penelitian yang diajukan berupa Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional (Insinas),” ujarnya.

Untuk sistemnya, Insinas dilakukan dengan penguji dari pihak-pihak yang ditunjuk oleh Kemenristekdikti. Dalam penelitiannya, Insinas terdiri dari penelitian yang dilakukan oleh individu maupun kerjasama dengan lembaga penelitian.

“Salah satu contoh judul penelitian Insinas ini yaitu rancang bangun purwarupa sepeda motor multi-mode hybrid yang efisien dan ramah lingkungan,” tuturnya sembari memperlihatkan data tersebut, seperti dikutip ITS Online.

Berbeda halnya dengan Insinas, program besutan Kemenristekdikti pun terbagi menjadi dua yakni Kompetitif Nasional dan Desentralisasi. Perbedaan dari keduanya terletak pada review-nya.

Jika kompetitif nasional dinilai oleh pihak Kemenristekdikti, maka desentralisasi dinilai oleh pakar-pakar di ITS. “Selain itu, penelitian desentralisasi hanya dilakukan secara individu,” tuturnya.

Sementara itu, ITS juga mengadakan sistem controlling untuk meningkatkan kemajuan penelitian tersebut. Controlling ini diadakan setiap setengah tahun dan diakhir tahun. Menanggapi tindak lanjut dari peneltian yang didanai tersebut, Rian menjelaskan bahwa peneliti hanya perlu menunggu kontrak kesepakatan. (ist)

Bagikan artikel ini