4444 Santri Apel di Tugu Pahlawan

4444 Santri Apel di Tugu Pahlawan

Dalam rangka memperingati hari Santri Nasional 2016, 22 Oktober 2016, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Surabaya tengah mempersiapkan beragam kegiatan besar. Diantaranya kegiatan Gebyar Sholawat Nariyah, Apel Akbar Santri dan bedah buku.

Ketua NU Kota Surabaya Dr Achmad Muhibbin Zuhri mengatakan, beragam agenda kegiatan ini bertujuan untuk menyambut hari santri dan peringatan Resolusi Jihad yang jatuh 22 Oktober. Semua komponen dan potensi kekuatan NU Kota Surabaya akan dikerahkan mengikuti apel akbar, pawai dan berbagai kegiatan lain.

“Untuk kesuksesan ini kita mengadakan sosialisasi ke seluruh pengurus MWC dan Ranting. Semua warga NU dari kalangan pesantren, madrasah atau sekolah NU dan potensi lainnya kita intruksikan menyukseskan acara ini,” tegasnya kepada media di Surabaya, Kamis (20/10).

Ia menambahkan Hari Santri Nasional penting untuk diperingati seluruh komponen masyarakat sebagai penghargaan kaum pesantren dan kiai yang telah memberikan kontribusi besar terhadap bangsa Indonesia.

Ditegaskan, perjuangan ulama dan kiai bersama para santri yang menggelorakan Resolusi Jihad sangat luar biasa mengorbankan jiwa raga melawan penjajah. “Karenanya, momentum 22 Oktober nanti kita peringati sebagai upaya mengingatkan sejarah,” ujarnya.

Sementara itu Ketua panitia Gebyar Hari Santri NU Kota Surabaya 2016, Mohammad Faisol Ramelan menjelaskan, kegiatan akan diawali dengan Gebyar pembacaan 4444 Sholawat Nariyah dan Doa pada hari Jumat malam (21/10) di Kantor Hoofdbestuur Nahdotoel Oelama jalan Bubutan Surabaya.

Pada hari sabtu tanggal 22 Oktober 2016 akan diselenggarakan Apel Santri di Tugu Pahlawan Surabaya, jam 06.00. Dan pada siang hari jam 12.00 dilanjutkan bedah buku di Kampus Universitas NU Surabaya (Unusa) jalan Jemursari Surabaya, serta malam harinya ditutup dengan resepsi Hari Santri Nasional di Masjid Al-Akbar Surabaya.

“Untuk dua kegiatan yaitu pembacaan Sholawat Nariyah dan Apel Santri di Tugu Pahlawan akan diikuti sekitar 4444 santri yang diantaranya terdiri dari seluruh anggota badan otonom NU Surabaya, santri pesantren Al Fitroh Surabaya, Mahasiswa Unusa dan siswa-siswi sekolah dibawah naungan LP Ma’arif. Apel ini akan kita jadikan momentum menunjukkan kebesaran Nahdlatul Ulama. Kita syiarkan hari santri,” ujarnya.

Apel Akbar Hari Santri Nasional tersebut merupakan intruksi langsung dari PBNU untuk mengenang perjuangan dan semangat para syuhada’ dan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya dalam mempertahankan kemerdekaan RI dari penjajahan.

Sekaligus sebagai kegiatan untuk memotivasi para santri untuk meneladani semangat tersebut dalam konteks kekinian, meningkatkan ukhuwah dan nahdliyah, konsolidasi organisasi sebagai jamiyyah maupun jama’ah. Kegiatan ini juga untuk menyampaikan pesan kepada publik secara nasional peran-peran serta untuk motivasi pesantren NU. (sak)

Bagikan artikel ini