Atlet Wushu Indonesia Juara Dunia

Atlet Wushu Indonesia Juara Dunia

Lagi, atlet cantik wushu Indonesia, Lindswell Kwok, mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Ia berhasil merebut emas pada Kejuaraan Dunia Wushu 2017 di Rusia yang digelar sejak 23 September hingga 3 Oktober 2017.

Peraih emas SEA Games 2017 ini berhak atas podium teratas nomor taijiquan setelah mengumpulkan nilai tertinggi 9,67.

Medali perak didapat Tran Thi Khanh Ly (Vietnam) dengan nilai 9,64 dan atlet asal Jepang, Saito Shiho, meraih medali perunggu setelah membukukan nilai 9,62.

“Saya bersyukur bisa mempertahankan tradisi emas. Hasil di kejuaraan dunia ini tidak lepas dari dukungan penuh dari PB WI,” kata Lindswell.

Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Wushu Indonesia Herman Wijaya mengatakan Lindswell sudah tiga kali meraih gelar juara dunia pada 2013, 2015, dan 2017.

“Lindswell memiliki dedikasi tinggi. Begitu juga semangat juangnya. Hal tersebut menjadi kunci untuk mempertahankan predikat juara dunia,” kata Herman.

Pada Kejuaraan Dunia Wushu ke-14 di Rusia yang diikuti 60 negara, Indonesia menurunkan 14 atlet, terdiri atas delapan atlet taolu dan enam atlet Sanda (tarung).

Di antara atlet-atlet itu tersebut tiga yang mempersembahkan medali perak yakni Juwita Niza Wasni (nomor nanquan), Ahmad Hulaefi (nomor changquan), dan Marvelo Edgar (nomor daoshu).

Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto, memberikan apresiasi kepada Lindswell Kwok. “Kami mengucapkan selamat dan merasa bangga kepada Lindswell yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia di ajang tingkat dunia. Semoga prestasi ini terus dipertahankan dan dapat diikuti oleh para atlet wushu kita lainnya,” kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta.

Sebelumnya, Lindswell juga sukses mempertahankan tradisi emas pada Sea Games Kuala Lumpur 2017. Saat itu, kontingen wushu Indonesia mampu menyumbang 3 emas, 3 perak, dan 3 perunggu, di mana perolehan emas sesuai target yang ditetapkan oleh Satlak Prima.

Sementara, di kejuaraan wushu dunia yang diikuti sebanyak 60 negara ini, Indonesia mengumpulkan 1 emas, 4 perak, dan 1 perunggu atau menempati peringkat ke-4 dengan menurunkan 14 atlet, yang terdiri dari 9 atlet Taoli dan 6 atlet tarung. Dalam gelaran dunia ini, Lindswell sudah tiga kali menyabet medali emas, yakni pada tahun 2013, 2015, dan 2017.

Airlangga yang juga menjabat Menteri Perindustrian meyakini, seluruh atlet wushu Indonesia telah memiliki mental juara. Hal ini menjadikan wushu merupakan salah satu cabang olahraga yang kerap diandalkan oleh Indonesia untuk mendulang medali emas di setiap pertandingan tingkat internasional.

“Bahkan, olahraga wushu ini memiliki potensi menjadi ajang diplomasi kebudayaan dengan negara lain,” ujarnya.

Lindswell mengaku pencapaiannya di Kejuaraan Dunia kali ini tak lepas dari dukungan jajaran PB WI yang kini dipimpin Airlangga Hartarto.

“Ini kado dari saya buat Pak Airlangga yang pada hari Minggu kemarin, genap berusia 55 tahun. Semoga, di bawah kepemimpinan beliau, wushu Indonesia semakin jaya,” ucapnya. (ist)

Bagikan artikel ini