Ayuk, Puteri Indonesia Jatim 2018

Ayuk, Puteri Indonesia Jatim 2018

Pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur menjadi ajang pemberdayaan kaum perempuan. Sebuah ajang kompetitif positif, yang diharapkan akan melahirkan sosok perempuan brilian, anggun, dan memiliki attitude yang baik.

Hal tersebut disampaikan Isteri Wagub Jatim Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf saat menghadiri Pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur 2018 di Ballroom Hotel Novotel Samator Surabaya, akhir pekan lalu.

Puncak Pemilihan Puteri Indonesia Jawa Timur Tahun 2018 menghadirkan sebanyak 12 finalis dari berbagai daerah di Jatim. Para finalis telah melewati berbagai proses penilaian seperti karantina, photoshoot, wawancara.

Tahun ini pemilihan tidak hanya memasukkan unsur brain, beauty and behaviour, tetapi juga brave (berani) menjadi kriteria bagi Puteri Indonesia Jawa Timur 2018.

Setelah melalui berbagai penilaian, para juri menobatkan Ayuk Hartiningsih finalis dari Lamongan menjadi seorang Puteri Indonesia Jatim 2018. Ayuk berhasil melalui proses audisi, menjadi 12 besar finalis, kemudian masuk dalam 5 besar, serta 3 besar.

Dra Hj Fatma Saifullah Yusuf menjelaskan, pemilihan Puteri Indonesia ini juga mampu menginspirasi para perempuan lain untuk dapat menjelma sebagaimana puteri idolanya. Hingga kini, telah disaksikan beberapa Wanita Indonesia telah berhasil memenangkan beberapa kontes pemilihan puteri atau miss di tingkat dunia.

“Hal yang sungguh membanggakan, sekaligus sebagai ajang pembuktian bahwa SDM wanita dari berbagai negara di dunia. Diharapkan keberhasilan tersebut mampu menginspirasi Puteri Indonesia Jawa Timur untuk meraih kesuksesan yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, para finalis Puteri Indonesia Jawa Timur adalah para perempuan dengan kepekaan sebagaimana yang dimiliki oleh wanita-wanita hebat. Selain itu para finalis juga merupakan generasi muda sebagai agen perubahan yang senantiasa. membuka mindset baru dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Dalam hal ini, lanjutnya, bisa dikatakan bahwa para finalis Puteri Indonesia Jatim mampu mengolah sesuatu menjadi hal-hal yang berharga dan bermuara pada inovasi dalam berbagai tahapan kemajuan dan perkembangan.

Kreativitas berkaitan dengan produksi kebaruan dan ide yang bermanfaat, selanjutnya inovasi berkaitan dengan produksi atau adopsi ide yang bermanfaat dan implementasinya.

Dengan berbasiskan visi mendorong kreativitas memperkuat kebhinekaan bangsa, Ketua Umum BKOW Provinsi Jatim sangat berharap agar para finalis mampu memberikan dampak positif bagi lingkungannya. Serta menjadi wanita yang berharga di keluarga dan masyarakat.

“Para finalis dapat senantiasa mengembangkan kreativitas berupa kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dalam memecahkan masalah atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan-hubungan yang baru antara unsur-unsur yang sudah ada sebelumnya,” katanya di hadapan undangan dan finalis Puteri Indonesia Jawa Timur Tahun 2018.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Fatma Saifullah Yusuf yakin bahwa melalui kreativitas generasi muda dalam peran sertanya di lingkup masyarakat Jatim yang berbhineka, akan berdampak signifikan dalam kemajuan pembangunan di segala bidang. (ita)

Bagikan artikel ini