Benih Padi Sidenuk Dikenalkan di Sulut

Benih Padi Sidenuk Dikenalkan di Sulut

Benih padi unggul Sidenuk hasil penelitian Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) disebarluaskan di Provinsi Sulawesi Utara. Penyebaran benih ini dilaksakanan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi dan diseminasi hasil litbang iptek nuklir di desa Dondoman Utara kecamatan Domuga Utara kabupaten Bolaang Mongondow.

Kegiatan dihadiri lebih dari 100 petani, Deputi bidang Teknologi Energi Nuklir BATAN Suryantoro, anggota komisi VII DPR Bara Hasibuan, Asisten I Bupati Bolaang Mongondow Derek Penembunan dan pejabat lainnya di lingkungan kabupaten Bolaang Mongondow.

Camat Domuga Hamando Mamonto mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya kegiatan sosialisasi dan diseminasi hasil penelitian BATAN. Kecamatan Domuga Utara terdiri dari 16 desa yang mayoritas penghasilan masyarakat daerahnya berasal dari pertanian dan sangat tepat jika BATAN hadir di kecamatan Domuga Utara.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bolaang Mongondow Remon Ratu, wilayah pertanian Bolaang Mongondow adalah wilayah pertanian yang merupakan separuh dari wilayah pertanian yang ada di Sulut.

Wilayah pertanian Bolmon terdiri dari lahan sawah seluas 29.000 ha, lahan kering 100.000ha, dan pengembangan lahan padi gogo 48.000ha, dan jagung 34.000ha.

Dengan dikenalkannya benih varietas padi BATAN ini, Remon Ratu berharap dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian diwilayahnya.

Asisten I Bupati Bolaang Mongondow, menyampaikan, saat ini wilayahnya sedang melaksanakan program Upaya Khusus (Upsus) yang merupakan upaya guna mewujudkan swasembada pangan. Wilayah sawah awal tahun 2015 hanya 24.000ha saat ini sudah mencapai 29.000ha dan pada tahun 2017 telah menghasilkan 411.000 ton gabah kering.

Saat ini kabupaten Bolaang Mongondow telah menjadi lumbung beras untuk provinsi Sulawesi Utara, meskipun tidak lepas dari permasalahan seperti kesenjangan akses petani dengan teknologi dan kesenjangan pemahaman petani dengan kebijakan pemerintah yang masih tinggi. Beliau berharap kegiatan ini dapat menambah keragaman varietas padi di Bolaang Mongondow dan dapat meningkatkan hasil pertanian.

Anggota Komisi VII DPR RI, Bara Hasibuan, mengatakan, BATAN adalah badan penelitan sebagai mitra DPR dan melaksanakan program kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat Indonesia termasuk Bolmon. Beliau mengungkapkan bahwa Bolaang Mongondow sudah menjadi sentra pertanian di provinsi Sulawesi Utara dan berharap teknologi nuklir dapat membantu sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani di Bolmon.

Deputi Teknologi Energi Nuklir BATAN, Suryantoro dalam sambutannya mengatakan bahwa nuklir bukan hanya untuk bom yang menakutkan, tapi memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan manusia. Reaksi terbesar di bumi ini adalah matahari yang merupakan reaksi nuklir dan memiliki manfaat untuk kehidupan di bumi.

Varietas Sidenuk merupakan salah satu hasil iptek nuklir yang bermanfaat bagi kesejahteraan manusia. Sideduk adalah varietas yang paling banyak disukai terutama wilayah Jawa. Sidenuk memiliki masa tanam sekitar 90 hari dan dapat menghasilkan 9ton/ha serta tahan terhadap hama. (sak)

Bagikan artikel ini