BNI Digination, Perkuat Transaksi Digital
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

BNI Digination, Perkuat Transaksi Digital

Bank BNI meluncurkan program “BNI Digination” secara serentak di Malang dan Jakarta. Program tersebut dibuat untuk membantu percepatan literasi transaksi keuangan secara digital bagi masyarakat Indonesia, terutama yang memiliki akses terbatas ke lembaga-lembaga keuangan.

Tujuan lainnya adalah untuk membuka kesadaran publik bahwa teknologi digital dapat diaplikasikan dengan sebaik mungkin sehingga transaksi digital perbankan bisa semakin meningkat. “Di masa mendatang, tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani oleh bank, karena BNI adalah digital,” ujar Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo di Jakarta, pekan lalu.

Beberapa program dan produk BNI yang memungkinkan layanan perbankan dapat diberikan oleh orang nonbank antara lain adalah pembentukan Agen46 atau branchless banking BNI yang dibentuk sebagai dukungan pada program Laku Pandai Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudian Program Warung Gotong Royong Elektronik Kelompok Usaha Bersama (e-Warong KUBE) yang merupakan Agen46 BNI yang juga memiliki tambahan layanan, yaitu sebagai penyalur bantuan sosial (kerja sama dengan Kementerian Sosial RI) dan penyalur bahan makanan bersubsidi, berstatus sebagai Rumah Pangan Kita yang dikembangkan BULOG.

Agen46 atau Agen46 pada e-Warong KUBE sama-sama dikelola oleh warga masyarakat yang tidak memiliki pengalaman menjadi bankir, namun dengan pendekatan BNI, mereka dapat memberikan layanan perbankan.

Kick off BNI Digination melalui acara roadshow pertama dari HackFest 1st Round Malang dimulai 22 Februari lalu. BNI berkolaborasi dengan Malang Creative Fusion (MCF) dan STASION menyelenggarakan kompetisi HackFest 1’st round dengan tema “BNI Digination: Pemanfaatan layanan perbankan untuk mendukung solusi berbasis digital bagi masyarakat atau pemerintah”.

BNI Digination sendiri merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan BNI untuk dapat membuka wawasan masyarakat Indonesia bahwa teknologi digital dapat diaplikasikan dengan sebaik mungkin untuk meningkatkan kesejahteraan bersama dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Dalam pelaksanaannya, BNI Digination memiliki beberapa besaran aktivitas utama untuk dapat mencapai tujuannya, yaitu tahapan Build, tahapan Blend, dan tahapan Bang!.

Tahapan Build ditujukan untuk dapat mengajak para pelaku bidang pemrograman dan desain untuk dapat terlibat dalam pemilihan mitra terbaik BNI dalam implementasi teknologi digital. Tahapan ini diwujudkan dalam sebuah ajang kompetisi dengan tajuk BNI HackFest.

Tahapan berikutnya adalah tahapan Blend dimana tim-tim yang terpilih dari tahapan sebelumnya akan diperlengkapi dengan sesi pembekalan dan gathering, sehingga model operasi dan bisnis dari usulan implementasi teknologi digital dapat disempurnakan.

Terakhir, di tahapan Bang!, hasil penyempurnaan akan ditampilkan dalam wadah event dengan skala nasional dan diharapkan dapat menjadi sebuah momen untuk mengubah mindset masyarakat Indonesia bahwa teknologi digital adalah sesuatu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dan berguna untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Melalui tema BNI Digination, BNI akan melaksanakan kegiatan HackFest dibeberapa kota di Indonesia antara lain Malang (1st round), Bandung (2nd Round), Yogyakarta (3rd Round), Makassar (4th Round), dan terakhir secara Nasional. (sak)