Bowling, Salah Satu Andalan di Asian Games

Bowling, Salah Satu Andalan di Asian Games

Menpora Imam Nahrawi akhir pekan lalu mengunjungi cabang olahraga bowling di Jaya Ancol Bowling Center, Jakarta. Kedatangan Menpora memberikan tambahan semangat untuk atlet bowling putri nasional Tannya Roumimper.

Menpora mengatakan senang melihat kegigihan Tannya dalam berlatih menghadapi Asian Games Jakarta-Palembang Agustus mendatang menjadi yang terbaik untuk Merah-Putih.

“Saya senang karena semangat dan optimisme Tannya sekaligus harapannya untuk menjadi yang terbaik betul-betul kelihatan dan saya kira dia akan memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Menpora.

Kehadiran Menpora di JAB memiliki arti tersendiri untuk atlet bowling putri nasional Tannya Roumimper. “Saya senang sekali didatangi Pak Menteri, beliau perhatian banget walaupun hingga malem padahal udah kerja seharian,” kesannya.

Menurutnya cabor bowling menjadi cabor yang didatangi Menpora sendiri untuk persiapan Asian Games 2018. “Buat saya ada arti tersendiri kehadiran Pak Menteri disini saya di teleponin dan ikut latihan bareng saya terharu sehingga memicu semangat saya latihan dan bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” ujar Tannya.

Cabor bowling memang menjadi salah satu cabang yang akan dipertandingkan di Asian Games Jakarta-Palembang Agustus 2018 mendatang. Cabang ini diprediksi akan menyumbangkan beberapa medali termasuk medali emas untuk Indonesia. “Siapa yang ga pengin nyumbangin medali emas untuk Indonesia apalagi kita tuan rumah di kandang sendiri,” kata Tannya.

“Terkait target saya tidak mau muluk-muluk karena prosesnya kan hari demi hari latihan per latihan tidak bisa langsung medali emas, pokoknya usaha maksimal agar bisa memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” tuturnya.

Langsung Strike
Imam Nahrawi juga menjajal lintasan di Jaya Ancol Bowling Centre tersebut bersama Tannya Roumimper. Setelah mencoba beberapa peralatan bowling seperti sepatu dan bola hingga cara melangkah dan melemparkan bola, Menpora seperti sudah tidak sabar untuk bermain.

“Ayo Tannya gimana caranya,” pinta Menpora. “Ayo Tannya jangan sampai saya kalahin, kalau saya kalahin nanti saya yang masuk pelatnas dong,” kelakarnya.

Sekali mencoba melempar bola menteri asal Madura ini langsung strike, meski lemparan kedua dan seterusnya meleset. Satu kali game 10 kali lemparan Menpora berhasil mengoleksi 136 poin selisih 30 poin (166) dari Tannya. Di game kedua hasilnya lebih baik meski masih terpaut 28 poin (152-180).

Hasil yang dicapai tidak menyenangkan Menpora mengaku harus sering-sering latihan. “Karena Tannya strike maka saya juga ikut strike, tapi di set tetakhir saya amburadul, Tannya dan pelatih barusan kasih tahu bahwa saya harus sering latihan disini,” tutup Menpora.

Melihat kemampuan Menpora yang masih pemula di cabor bowling bisa dibilang Menpora cukup berbakat. “Jago sih Pak Menteri karena bisa dibilang tidak pernah main bowling terus awal, susah loh untuk mengarahkan bola ke tengah pin, bowling ga gampang tapi Pak Menteri berbakat,” kesan Tannya. (sak)

Bagikan artikel ini