Dari Lampung Sampai Bangladesh

Dari Lampung Sampai Bangladesh

Kegiatan Presiden RI Joko Widodo dalam rentang waktu 21-27 Januari 2018 sungguh padat. Ia tidak hanya melakukan kunjungan kerja di dalam negeri tetapi juga melakukan lawatan ke luar negeri.

Infonawacita.com merangkumkan kegiatan Presiden Jokowi tersebut berikut ini.

Lampung, 21 Januari 2018
Presiden Jokowi meresmikan jalan tol trans Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar paket 1 (Bakauheni-Sidomulyo) dan paket 2 (Lematang-Kotabaru). Ia sempat menyusuri jalan tol tersebut dengan menumpang sebuah truk.

Selain itu, Presiden juga menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat serta meninjau program padat karya tunai yang telah berjalan di Provinsi Lampung.

Peresmian Program Korporatisasi Pertanian menjadi penutup rangkaian kegiatan kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Lampung kali ini.

Presiden beserta rombongan bertolak menuju Sumatera Selatan dan tiba di Palembang pada Minggu (21/1/2018) petang. Pada malam hari ia sempat mengunjungi sebuah pusat perbelanjaan untuk menyapa warga Palembang bersama dua menterinya dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Sumatera Selatan, 22 Januari 2018
Senin, 22 Januari 2018, Kepala Negara membagikan bantuan sosial berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat Kota Palembang dan sekitarnya.

Presiden juga sempat meninjau pelaksanaan program padat karya tunai yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan jumlah lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

Setelah itu, Presiden Jokowi menghadiri Peresmian Pembukaan Kongres XXX dan MPA XXIX Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI). Acara tersebut digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Dempo Jakabaring Sport City, Kota Palembang.

Jakarta, 23 Januari 2018
Agenda pertama Presiden Joko Widodo adalah memberikan pengarahan kepada Pimpinan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Aula Gedung Gatot Soebroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Pada kesempatan itu, Presiden memberikan dua pesan yakni agar TNI-Polri tetap menjaga terjalinnya soliditas antara keduanya. Pesan kedua yakni penyelesaian masalah wabah penyakit di Papua oleh TNI-Polri.

Kemudian, Presiden Jokowi menggelar rapat kerja pemerintah bersama dengan seluruh kepala daerah di Istana Negara, Jakarta.

Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh kepala daerah untuk mendukung visi dan arah pembangunan nasional sebagai tujuan bersama. Indonesia sebagai sebuah negara kesatuan menjadikan hubungan antara pusat dan daerah berada dalam satu garis.

Agenda ketiga, Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis di Istana Merdeka.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan pentingnya kerja sama antarkedua negara di bidang produksi alat pertahanan. “Amerika Serikat merupakan mitra penting teknologi pertahanan Indonesia. Kemitraan ini harus dibarengi kerja sama alih teknologi dan jika memungkinkan produksi bersama atau joint production,” ungkap Presiden.

Setelah bertemu Mattis, Presiden Jokowi menuju Taman Ismail Marzuki di Jalan Cikini Raya No.73 Jakarta untuk menyaksikan Pergelaran Teater Kebangsaan “Satyam Eva Jayate”. Acara ini merupakan bagian dari peringatan ulang tahun ke-71 mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri.

Presiden Joko Widodo meresmikan hasil renovasi Gedung Istana Olahraga (Istora) Gelora Bung Karno, Selasa (23/1). Ini merupakan agenda kelimanya di hari yang sama. “Saya betul-betul terkejut masuk ke sini. Tadi ada perubahan total dari Istora dari keadaan sebelumnya,” ucapnya.

Ternyata kegiatan Presiden Jokowi tak berhenti di situ. Pada malam hari, Presiden Joko Widodo memanggil Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Asmat Elisa Kambu, dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Nduga, Wentius Nimiangge ke Istana Kepresidenan Bogor.

Agenda itu dilaksanakan untuk memutuskan solusi terhadap kejadian luar biasa (KLB) penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

Sri Lanka, 24 Januari 2018
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (24/1). Keberangkatan ini dalam rangka kunjungan ke sejumlah negara di kawasan Asia Selatan dengan diawali kunjungan ke Sri Lanka.

Indonesia dan Sri Lanka sepakat untuk melakukan kerja sama dengan fokus di bidang ekonomi dan perdagangan. Selain itu, Presiden Jokowi dan Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena juga memberikan perhatian besar pada kerja sama pembangunan kapasitas dan kerja sama Indo Pasifik.

India, 25 Januari 2018
Di India, Presiden menghadiri KTT ASEAN-India sekaligus memperingati 25 tahun kemitraan ASEAN-India. Dalam KTT ini, ASEAN dan India membahas isu kerja sama maritim, ekonomi, serta membahas situasi kawasan dan situasi internasional.

Sebelum menghadiri KTT Peringatan ASEAN-India 2018, Presiden Jokowi dan Ibu Negara menghadiri jamuan makan siang di Istana Rashtrapati Bhavan. Tentu saja atas undangan Presiden India, Ram Nath Kovind dan Ibu Savita Kovind.

Pada malam harinya, Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Narendra Modi dan membahas peningkatan sejumlah peluang kerja sama bilateral.

Pakistan, 26 Januari 2018
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Islamabad, Pakistan. Ini merupakan hari ketiga dari kunjungan Presiden Jokowi ke lima negara Asia Selatan.

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana juga akan memulai rangkaian acara kunjungan kenegaraan ke Pakistan dengan mengunjungi National Assembly of Pakistan. Di tempat ini, Presiden akan menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Monument Wall of Unsung Heroes.

Selanjutnya Presiden Jokowi melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Pakistan Shahid Khaqan Abbasi serta Ketua Senat dan Ketua Parlemen Pakistan.

Presiden Joko Widodo menyempatkan diri naik ke kokpit pesawat tempur JF-17 Thunder hasil kerja sama industri kedirgantaraan Pakistan dengan Tiongkok di Pangkalan Udara Nur Khan, Islamabad, Pakistan, Sabtu, sebelum melanjutkan perjalanan ke Bangladesh.

Bangladesh, 27 Januari 2018
Usai melakukan kunjungan kenegaraan di Pakistan, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi tiba di Bangladesh pada Sabtu (27/1).

Petang harinya, Presiden Jokowi menerima kunjungan kehormatan Menteri Luar Negeri Bangladesh Abul Hassan Mahmood Ali di hotel tempat Presiden menginap.

Pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Bangladesh Abdul Hamid dilaksanakan di Credential Hall, Bangabhan Presidential Palace pada malam hari.

Presiden berharap kunjungannya ini akan memberikan manfaat nyata bagi rakyat, bangsa dan negara Indonesia serta negara-negara yang dikunjungi. Presiden beserta rombongan akan kembali ke Tanah Air pada Selasa dini hari, 30 Januari 2018. (ist)

Bagikan artikel ini