Delivery Online Pertama Kali di Belawan

Delivery Online Pertama Kali di Belawan

Selama 2017, Belawan Internasional Container Terminal (BICT) telah melakukan terobosan dan innovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa dan peningkatan pendapatan bagi perusahaan.

Kinerja operasional BICT PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I dalam memberikan pelayanan jasa kepelabuhanan semakin meningkat, dengan dilakukannya penataan sistem penanganan peti kemas, sehingga produktivitas bongkar muat 2017 rata-rata 49 BSH (Bertambah Sebagai Hasil).

General Manager (GM) BICT Pelindo 1, Aris Zulkarnain mengatakan kunjungan kapal dan peti kemas bertambah sebagai hasil dari strategi pemasaran yang dilakukan dan sistem digitalisasi pelabuhan dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan penerapan receiving/delivery online.

“BICT yang pertama kali menerapkan sistem ini, di lingkungan pelabuhan di Indonesia, host to host dan integrated billing sistem (IBS) yang mempecepat proses pelayanan peti kemas,” kata Aris Zulkarnain kepada wartawan di halaman BICT Pelindo 1 di Belawan, disela-sela acara hari ulang tahun BICT ke-31, pekan lalu.

Menurut Aris, dari inovasi yang dilakukan, target yang ditetapkan oleh perusahaan kepada BICT pada 2017 dengan dukungan semua pihak dapat tercapai, sedangkan pencapaian target di 2017 jangan membuat jajaran di BICT berpuas diri, karena target 2018 semakin besar.

Namun dengan kerja keras dan peningkatan kinerja, target yang dicanangkan manajemen Pelindo-1 kepada BICT, di tahun 2018 dapat tercapai sesuai tema acara ‘Kualitas Pelayanan dan Inovasi Bisnis Kunci-kunci Keberhasilan 2018’.

GM BICT Pelindo-1 ini juga menyampaikan, upaya peningkatan pelayanan bongkar muat yang diberikan, tidak akan berjalan lancar tanpa sinergi dan kerja sama yang kuat dari stakeholder pelabuhan. “Dengan sinergi ini, kami dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa, sehingga costumer satifaction sebagai tujuan pelayanan jasa yang dilakukan oleh BICT dapat tercapai,” ujarnya. (ist)

Bagikan artikel ini