Di Rusia, HLB Dapat Pesanan dari Polandia

Di Rusia, HLB Dapat Pesanan dari Polandia

Pameran perdana yang diikuti Huraira Leather Bag (HLB) dalam Collection Premiere Moscow (CPM) 2017 yang digelar di gedung Expocentre Moscow, Rusia mulai 30 Agustus hingga 2 September membuahkan kabar gembira.

HLB yang menempati paviliun Indonesia seluas 64 meter persegi bersama delapan (8) label Industri Kecil Menengah (IKM) didatangi buyer dari Polandia.

Tak tanggung-tanggung. Traksaksi perdana yang diterima HLB dari Nobobags, label tas kenaman Polandia, memesan 200 ribu pcs tas dalam ukuran 12×12 cm.

“Alhamdulillah, berkat doanya teman-teman di tanah air. Buyer Nobobag dari Polandia datang dan langsung memesan tas kami dalam jumlah cukup besar,” kata Siti Huraira dalam siaran persnya yang dikirim ke Surabaya via WhatsApp.

Pemesanan dalam jumlah besar itu dilakukan CEO Nobobags Jakub Banasiak di lokasi anjungan Indonesia bertema ‘The Heart of Fashion Craf’t. Belum disebutkan berapa total nilai transaksi yang diterima HLB dalam arena pameran fashion terbesar negara Eropa tersebut.

Sebelum melakukan penjajakan kerja sama dengan HLB, Jakub Banasiak menyampaikan telah lebih dulu menjalin kerja sama dengan IKM dari negara India dan China, tahun lalu. Sayangnya, kerjasama itu tidak berlanjut dengan alasan produknya mengecewakan.

Selain HLB, peserta pameran yang difasilitaasi Kementrian Perindutrian (Kemenperin) melalui Ditjen Industri Kecil Menengah (IKM) mengirimkan 8 produk fashion terpilih dari Indonesia. Kabana by Itang Yunaz, Dian Pelangi, Kasha by Sjully Darsono, Devyros, Ekuator, Warnatasku, Karyana Indonesia dan Teha Bags.

Itang Yunasz disainer kenamaan Indonesia yang mengikuti CPM kali kedua mengakui jika pameran tersebut merupakan tempat paling tepat meningkatkan penetrasi produk fashion dalam negeri di negera Beruang merah. Tahun 2016 Itang mengakui busana produksinya telah mendapat kontrak dari beberapa negara berkat keikut-sertaannya dalam CPM di Rusia.

Pameran akbar tahunan negera Eropa diikuti ribuan fashion brand dari berbagai negara serta dihadiri 22.600 buyer terkemuka dunia. Tahun 2017 ini merupakan tahun kedua bagi Indonesia mengikuti pameran yang bertujuan menggenjot pasar ekspor di 27 negara yang sudah menyatakan hadir.

Data Kementerian Perdagangan pertengahan 2016 menyatakan, nilai ekspor fashion mencapai angka 1,7 miliar USD. Negara tujuannya ekspor utamanya, Belgia, China, Amerika Serikat, jepang, jerman, Korsel, Inggris, Australia, Kanada seta Uni Emirat Arab (UEA). (sak)

Bagikan artikel ini