Dibuka Audisi ‘Seniman Mengajar’

Dibuka Audisi ‘Seniman Mengajar’

Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud akan menyelenggarakan kegiatan Seniman Mengajar. Seniman Mengajar adalah program seniman yang mengajar kesenian kepada masyarakat/ komunitas/ sanggar yang berada di daerah dengan predikat 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) di Indonesia.

Program ini pada prinsipnya mendorong para seniman berbagi ilmu dan pengalamannya kepada masyarakat yang berada daerah 3T.

Dengan program ini, masyarakat di daerah 3T dapat terbuka wawasannya dan dapat menjalin kerjasama dengan para seniman, sehingga dapat meningkatkan kualitas ekspresi seni dan penguatan identitas budaya di daerah 3T.

Pada akhir masa belajar, para seniman dapat mempresentasikan apa yang telah dikerjakannya di daerah pelaksanaan kegiatan.

Dalam melaksanakan program Seniman Mengajar ditekankan prinsip–prinsip partisipatif, dialogis, dan transformasi.

Format kegiatan residensi seniman dalam kurun waktu yang ditentukan dengan target paket kegiatan selesai. Seniman berbagi ilmu dan keahlian dengan seniman lokal yang mewakili sanggar/ komunitas.

Lokasi Seniman Mengajar tahun 2017, untuk tahap 1 meliputi 3 daerah yaitu Natuna Kepulauan Riau, Kapuas Hulu di Kalimatan Barat dan Belu NTT.

Pelaksanaan kegiatan akan dilaksanakan di dua tahap yaitu Mei dan Agustus 2017, dengan alokasi waktu selama 20 hari, dengan pola pengembangan residensi.

Seniman yang mengajar bakal menerima insentif, sertifikat, sarana pendukung / keperluan belajar, akomodasi dengan tinggal dan makan bersama masyarakat setempat, serta transportasi dari daerah asal ke lokasi kegiatan.

Pada akhir kegiatan seniman menyerahkan laporan tertulis/video hasil kegiatan yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan seniman. Untuk informasi pendaftaran bisa mengakses senimanmengajar.kemdikbud.go.id. (sak)

Bagikan artikel ini