Dorong Delapan Juta UMKM Go Online

Dorong Delapan Juta UMKM Go Online

Menteri Kominfo, Wakil Kementerian Koperasi dan UKM bersama Penyedia Platform melakukan Konferensi Pers Bersama dalam rangka mewujudkan 8 juta UMKM Go Online. Peresmian oleh semua stakeholders Gerakan Nasional UMKM Go Online ini diadakan di Hotel Santika, Jakarta, Kamis (15/11).

Menteri Kominfo Rudiantara menyampaikan program UMKM online ini menurunkan gap kesenjangan kesejahteraan untuk mendorong ekonomi sharing. Sebagai contoh, bagaimana tokopedia dari 2.4 juta merchantnya, ada 80 % yang tadinya tidak pernah berUMKM akhirnya berUMKM.

“Artinya 80 persen menumbuhkan UMKM baru, juga gojek menumbuhkan enterpreneurship baru. Kita menumbuhkembangkan UMKM agar menjadi pemain utama dalam ekonomi digital. Kita dorong 8 juta UMKM go online dan saat ini baru 2.6 juta UMKM yang sudah go online,” ujar Rudiantara.

Visi ekonomi Indonesia 2020 ialah menjadi “The Digital Energy of Asia” dengan target pertumbuhan transaksi e-Commerce sebesar 130 miliar USD. Untuk mencapai visi ini, UMKM yang merupakan tulang punggung Indonesia dengan kontribusi mencapai 58% pada Produk Domestik Bruto Nasional perlu diberdayakan.

Dari hasil survey UMKM yang telah online, dapat disimpulkan bahwa berjualan online dapat meningkatkan pendapatan UMKM hingga 26% dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja yang berimbas pada peningkatan ekonomi nasional secara berkala dan bertahap. “Akan tetapi, saat ini baru sekitar 9% UMKM Indonesia yang online yaitu sekitar 4.6 Juta UMKM,” jelas Menkominfo.

Dalam mengejar visi ini, kita menghadapi dua tantangan utama yang harus diselesaikan secara seimbang dan serentak yaitu globalisasi dan sistem ekonomi yang adil dan produktif, yang berpihak pada rakyat serta terjaminnya sistem insentif ekonomi yang adil dan mandiri.

Dalam mendukung visi bersama, Kementerian Kominfo bersama Kementerian Koperasi dan UKM, Pemerintah Daerah dan pelaku bisnis e-Commerce melakukan Gerakan Nasional digitalisasi UMKM untuk mendorong kekuatan ekonomi nasional yang berbasis UMKM. Gerakan Nasional ini juga didukung oleh dua program pemerintah yaitu 8 juta UMKM dan Ekonomi Kerakyatan.

Untuk mencapai visi ekonomi Indonesia pada tahun 2020, seluruh stakeholder sepakat untuk bekerja sama dalam memberdayakan UMKM dalam ranah Online dan menjadikan UMKM Go Online sebagai visi bersama.

Adapun pihak- pihak yang berpartisipasi dalam ekosistem UMKM Go Online, antara lain Marketplace (Lazada, Shopee, Blibli.com, Bukalapak, Tokopedia, BLANJA.com, MatahariMall.com), Kementerian dan Lembaga (Kementerian Koperasi & UKM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator Perekonomian), Komunitas (Dekranas, PPLIPI, Kowani, KADIN, Japnas, IPEMI), Otoritas (BI), Asosiasi dan pihak lainnya (IDEA, Nurbaya), dan Pemda. (sak)

Bagikan artikel ini