Dua Mahasiswi Capai Puncak Everest

Dua Mahasiswi Capai Puncak Everest

“Sselamat untuk Dee Dee dan Hilda. Puji Tuhan untuk segala kemuliaanNya. Bangga terhadap dua putri terbaik INDONESIA atas capaian di puncak terakhir Everest dari tujuh (7) puncak di dunia di tujuh (7) benua. BANGGA terhadap dua mahasiswi UNPAR yg telah menggoreskan prestasi di puncak tertinggi,” ujar Rektor Unpar Mangadar Situmorang PhD

Tepat pukul 07.05 Kamis (17/5) bendera Merah Putih dikibarkan di puncak Gunung Everest oleh kedua putri Indonesia, Mathilda Dwi Lestari (Hilda) dan Fransiska Dimitri Ingkiriwang (Dee Dee) mahasiswi Universitas Katolik Parahyangan (Unpar).

Prestasi ini menjadi pencapaian puncak Dee Dee dan Hilda sebagai “The Seven Summiteers” perempuan Indonesia pertama yang berhasil menyelesaikan rangkaian tujuh puncak dunia.

Sebelumnya, Wissemu sukses mendaki 6 puncak di 6 benua, yakni Gunung Carstensz Pyramid (4,884 mdpl) di Indonesia pada 13 Agustus 2014.

Lalu Gunung Elbrus (5,642 mdpl) di Rusia pada 15 Mei 2015, Gunung Kilimanjaro (5,895 mdpl) di Tanzania pada 24 Mei 2015, Gunung Aconcagua (6,962 mdpl) di Argentina pada 31 Januari 2016.

Serta Vinson Massif (4,892 mdpl) di Antartika pada 5 Januari 2017, dan Denali (6,190 mdpl) di Alaska, Amerika Utara pada 1 Juli 2017 waktu setempat.

“Saya menyampaikan selamat, bangga dan pujian atas perjuangan dan capaian Dimitri dan Mathilda. Terimakasih kepada semua pihak yg telah mendukung tercapainya prestasi dunia ini. Kepada tim supporter WISSEMU/MAHITALA UNPAR, BRI, MKAPR, Yayasan UNPAR. Terimakasih yg sebesar-besarnya. Rasa syukur kepada penyelenggaran ilahi,” kata Mangadar.

Mangadar mengatakan bahwa capaian Dee Dee dan Hilda adalah persembahan kepada bangsa Indonesia, kehormatan kepada putri-putri Indonesia, penghargaan kepada semua pihak. “Indonesia Jaya,” semangatnya.

Ekspedisi ini didukung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), Multikarya Asia Pasifik Raya (MKAPR) dan segenap sivitas akademika Unpar. (sak)

Bagikan artikel ini