Generali Warnai Kereta Bandara Soetta

Generali Warnai Kereta Bandara Soetta

Jakarta, 2 Januari 2017 – Peresmian kereta Bandara yang dilakukan pada hari ini oleh Presiden RI, Bapak Ir. Joko Widodo beserta jajaran pejabat terkait disambut baik oleh banyak pihak. Masyarakat kini memiliki alternatif baru menuju Bandara Soekarno Hatta, selain kendaraan pribadi, taksi dan bis.

Tak hanya masyarakat, Generali Indonesia juga menyambut baik peresmian ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam memajukan sarana transportasi massa di Jakarta.

Bersama PT Railink Indonesia, Generali turut memperindah eksterior dan interior kereta melalui kerjasama ruang media promosi. Kereta akan dipercantik dengan berbagai informasi singkat tentang Generali agar para penumpang dapat dengan mudah mengakses banyak hal tentang Generali.

“Kami turut mengapresiasi keberhasilan pemerintah dengan beroperasinya kereta bandara. Ini merupakan langkah awal yang baik untuk mempercepat waktu tempuh, mengurangi kepadatan jalan dan meminimalisir polusi kendaraan bermotor di Jakarta. Melalui layanan dan fasilitas yang mumpuni, Generali yakin kehadiran kereta bandara mampu meningkatkan daya saing Indonesia diantara negara-negara maju lainnya,” ujar Edy Tuhirman, CEO Generali Indonesia, pada peresmian kereta bandara (02/01).

Kerjasama ini merupakan salah satu wujud dari visi Generali untuk meningkatkan kualitas hidup manusia melalui kemudahan dan teknologi yang tersedia pada transportasi massa. Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang di Indonesia, Generali berharap agar transportasi massa Indonesia dapat terus memberikan kemudahan, kecepatan, keamanan dan efisiensi waktu bagi banyak orang.

Generali Group adalah kelompok perusahaan dari Italia yang merupakan salah satu penyedia jasa asuransi terbesar di dunia dan beroperasi di lebih dari 60 negara.

PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) beroperasi sejak 2009, mengembangkan bisnis melalui jalur multi distribusi yaitu asuransi kesehatan grup, keagenan dan bancassurance yang tersebar pada lebih dari 40 kota di Indonesia. (sak)

Bagikan artikel ini