Gus Ipul Canangkan Festival Bawean

Gus Ipul Canangkan Festival Bawean

Guna membangkitkan potensi daerah yang berupa alam dan wisata yang ada di Pulau Bawean, Pemprov Jatim bersama Pemkab Gresik akan mencanangkan Festival Bawean. Langkah membangkitkan potensi Bawean juga dipertegas dengan adanya Deklarasi Bawean.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs H Saifullah Yusuf saat melakukan kunjungan kerja di Pulau Bawean Kab. Gresik, Selasa (18/10).

Ia mengatakan, banyak potensi wisata yang bisa di gali di Pulau Bawean. Salah satunya adalah masih belum tergalinya berbagai potensi alam dan wisata.

Sebab Pulau Bawean masih original belum tersentuh kunjungan wisata yang berskala nasional maupun internasional. Maka, setelah sarana dan prasarana infrastruktur di Pulau Bawean menunjang akan di canangkan Festival Bawean.

Menurutnya, Festival Bawean dapat diisi beragam keunggulan potensi wisata alam, hasil laut seperti ratusan jenis ikan hingga lobster berukuran besar.

Tak hanya itu, Festival Bawean bisa lebih digali dengan mensinergikan potensi budaya asli dari masyarakat sekitar. Salah satu bentuk kegiatan yang bisa dimanfaatkan adalah lomba menghias kapal hingga lomba kreatif bidang kelautan dan perikanan.

Pemerintah, lanjut Gus Ipul telah menunjukkan komitmennya yakni telah dibukanya Bandara Udara Harun Thohir. Dengan dibukanya bandara udara ini akan menghadirkan wisatawan sebagai destinasi kunjungan bagi wisata yang baru.

“Kami akan mencoba membuat festival atau kegiatan masyarakat Bawean agar Bawean makin dikenal luas. Kita bersama Pemkab Gresik akan membuat kegiatan dengan menggerakkan seluruh keunggulan potensi Bawean agar masyarakat makin maju. Jika Bawean maju, masyarakat akan sejahtera,” urainya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul beserta Wabup Gresik Achmad Qosim melaksanakan Deklarasi Bawean yang tertuang dalam lima point. Dalam deklarasi tersebut, pada point pertama dijelaskan bahwa seluruh elemen masyarakat siap bersama-sama memajukan Bawean sebagai bagian dari Jawa Timur Makmur.

Kedua bahwa semua elemen masyarakat sepakat menggunakan cara gotong-royong untuk mencapai kemajuan. Ketiga, berjuang bersama mewujudkan layanan dasar bidang kesehatan dan pendidikan sesuai dengan kebutuhan.

Keempat, semua element masyarakat siap bersama-sama menjadikan Bawean sebagai tujuan wisata syariah alam dan pantai dengan akses transportasi yang cukup. Kelima, bertekad membangun infrastruktu pendukung yang menghubungkan antar tujuan wisata alam dan pantai yang mensejahterakan masyarakat sekitarnya.

Deklarasi ditandatangani Wakil Gubernur Jatim, Wakil Bupati Gresik, Camat Sangkapura dan Tambak, wakil Kepolisian dan TNI, ulama, nelayan, pedagang, petani dan tokoh perempuan. (sak)

Bagikan artikel ini