Harapan Masuk 10 Besar Asian Games
OLAHRAGA

Harapan Masuk 10 Besar Asian Games

Sebagai tuan rumah, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi berharap atlet-atlet Indonesia yang akan berlaga pada Pesta Olahraga Negara-Negara Asia atau Asian Games XVIII Tahun 2018, Agustus mendatang, bisa mencapai prestasi 10 besar.

“Memang kita berharap di 10 besar, namun demikian kita akan meng-update terakhir nanti pada bulan Juni,” kata Imam kepada wartawan usai mengikuti Rapat Terbatas persiapan Asian Games 2018, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/3) sore.

Untuk mencapai target tersebut, menurut Menpora, pemerintah tidak henti-hentinya bekerja sama dengan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), dengan pimpinan cabang olahraga, dengan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) agar Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) yang sekarang sedang berlangsung maupun try out dan bahkan ada yang training camp tidak ada lagi hambatan-hambatan administratif maupun soal-soal teknis.

“Soal pembiayaan sepenuhnya sudah diserahkan kepada pimpinan cabang olahraga, dan pada saatnya kita akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan optimisme dari target perolehan medali,” ucap Imam.

Ada Solusi
Sementara Ketua Indonesian Asian Games Organizing Committee (Inasgoc) Erick Tohir menjawab keraguan soal penyelesaian pembangunan venue yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 itu.

“Insyaallah persiapan bisa berjalan dengan baik dan tentu kami dari panitia juga kerja keras, dan mestinya event-event ini bisa berjalan dengan lancar,” kata Erick.

Adapun mengenai isu transportasi, Ketua Inasgoc itu meyakini nanti ada jalan keluar langsung dari pemerintah. “Pak Gubernur (Sumsel), Pak Anis sudah ada salah satu solusi, Pemerintah Pusat juga ada salah satu solusi, nanti bisa ditanyakan langsung,” ucapnya.

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin menambahkan, dari 13 cabang olahraga yang menjadi tanggung jawab Sumatra Selatan-Palembang, delapan sudah test event, dan alhamdulillah hasilnya bagus.

“Barangkali tidak ada masalah yang sangat mendasar. Tansportasi, atlet cukup jalan kaki 1 sampai 10 menit dari atlet villages ke venue masing-masing, atau kalau yang banyak membawa peralatan disiapkan golf car,” kata Alex seraya meyakinkan, pada Mei nanti semua persiapan khususnya di Stadion Jakabaring, Palembang, akan tampak indah.

Tinggal 6 Bulan
Sebelumnya, saat Rapat Terbatas persiapan Asian Games 2018, Presiden Joko Widodo mengingatkan, bahwa sisa waktu yang dimiliki untuk menyelenggarakan Asian Games XVIII 2018 tinggal tersisa 6 (enam) bulan lagi. Namun demikian, Presiden menegaskan, sebagai tuan rumah Indonesia harus segera siap 100 persen.

“Sisa waktu yang kita punyai tinggal 6 bulan. Sebagai tuan rumah saya kira kita memang harus segera siap 100%,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden menekankan mengenai pembangunan venue. Ia minta laporan, berapa venue yang sudah selesai dan berapa yang masih dalam proses konstruksi, dan berapa yang masih lelang atau yang dalam proses sewa. Demikian juga untuk Wisma Atlet, Presiden meminta laporan yang sudah selesai berapa dan masih kurang berapa.

Dalam hal kesiapan teknis pelaksanaan, Presiden Jokowi minta disusun secara rinci, secara detail teknis pelaksanaan mulai dari pembukaan, kemudian pertandingan, dan hingga sampai di penutupan. “Betul-betul dihitung, dikalkulasi, disiapkan secara matang termasuk skenario-skenario alternatif yang perlu dilakukan,” pesan Presiden.

Presiden menekankan, bahwa persiapan teknis ini bukan hanya kegiatan yang sifatnya seremonial, tetapi juga pengaturan lalu lintas, akomodasi dan konsumsi, pergerakan pada atlet/official, kesiapan tenaga-tenaga pendukung. “Saya kira ini harus betul-betul di lapangan dilihat secara detail. Jangan sampai ada yang tercecer satupun,” ujarnya.

Mengenai persiapan atlet, Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa Indonesia bukan sekadar ingin sukses menjadi tuan rumah tapi juga ingin sukses dalam prestasi. Oleh sebab itu, Presiden minta ini agar menjadi catatan bagi semuanya dalam persiapan menuju Asian Games 2018. (sak)