Hidupkan Kota Tua di Surabaya Utara

Hidupkan Kota Tua di Surabaya Utara

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan mempercantik sekaligus menghidupkan kembali kota tua di kawasan Surabaya Utara bersama tim ahli cagar budaya dan beberapa perusahaan cat di Kota Pahlawan.

Wali Kota Risma mengaku sudah lama ingin menghidupkan kawasan kota tua, namun tahun ini baru terealisasikan. “Sudah lama sebenarnya saya ingin mempercantik kawasan tersebut,” ungkap Wali Kota Risma di kediaman wali kota jalan sedap malam pada Rabu, (17/10).

Selama ini, dirinya mencari sesuatu hal yang berbeda dari Surabaya hingga akhirnya menemukannya yakni kawasan kota tua. Tujuannya, kata dia, merawat dan menggerakkan Kota Surabaya dari berbagai macam sektor. “Saya cari spesifikasi Kota Surabaya yang berbeda dengan kota-kota lainnya,” tegasnya.

Risma berharap dengan konsep ini, kawasan Surabaya utara lebih hidup utamanya dari sisi pariwisata. “Selain itu bisa meningkatkan roda perekonomian di kawasan tersebut,” terangnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya Erry Cahyadi menambahkan, kawasan yang menjadi fokus utama pemkot untuk digarap yakni jalan karet yang nantinya akan dikoneksikan dengan kampung arab dan kampung cina. “Itu ciri khas Surabaya dan akan di cat untuk menghidupkan coraknya,” terang Erry.

Selain itu, lanjut Erry, pemkot dan tim ahli cagar budaya, juga menghidupkan kawasan Surabaya utara dari sisi kesenian melalui permainan lampu agar masyarakat dapat mengabadikan foto. “Insyallah tahun 2019 bisa berjalan secara bertahap,” kata mantan Kepala Dinas Cipta Karya tersebut.

Perwakilan perusahaan cat dulux, Ria sangat tertarik dan mensupport pembangunan di kota tua kawasan Surabaya utara. “Prinsipnya kami tertarik dengan program yang dilakukan pemkot Surabaya agar menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ucap Ria.

Adapun beberapa kawasan di Surabaya Utara yang bakal dihidupkan Pemkot bersama tim cagar budaya antara lain, makam peneleh, jalan karet, jalan kebon rojo, veteran dan jalan kepanjen. (ita)

Bagikan artikel ini