Imunisasi Difteri di Surabaya Capai 110%

Imunisasi Difteri di Surabaya Capai 110%

Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kota Surabaya menyatakan imunisasi difteri di wilayahnya sudah mencapai 110 persen untuk periode pertama. Capaian ini lebih tinggi dari target yang ditentukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 90 persen.

“Imunisasi difteri sudah 110 persen karena dari proyeksi itu kami mendapat anak-anak dari sasaran lain, yakni anak-anak yang sekolah dari luar kota, kuliah luar kota juga diberi,” kata Kepala Seksi Surveilans Imunisasi Dinkes Kota Surabaya, Ponco Nugroho, Kamis, (15/3).

Ia mencontohkan salah satu Puskesmas yang sudah melebihi target yaitu Puskesmas Tenggilis yakni di atas 95 persen. “Kami berharap untuk tahap dua dan ketiga bisa sesuai target. Semoga masyarakat semakin sadar pentingnya mengikuti imunisasi sebagai upaya meningkatkan kekebalan tubuh,” ujarnya dikutip Jatim News Room.

Kepala Dinkes Jatim, Kohar Hari Santoso menjelaskan saat ini masyarakat di Jatim sudah mulai peduli dan sadar dengan program yang diberi nama Outbreak Response Immunization (ORI) difteri tersebut.

Hal ini dapat dilihat dari angka cakupan yang mengalami peningkatan tiap harinya. “Berdasarkan data yang masuk pada periode 1 Februari 2018 sampai 12 Maret 2018 sudah mencapai 86,59 persen,”terangnya.

Lebih lanjut, ia kembali mengingatkan imunisasi difteri harus dilakukan tiga kali suntik selama tahun 2018. Putaran kedua, akan dilakukan pada bulan Juli sedangkan putaran ketiga, akan dilaksanakan pada bulan November. (jnr)

Bagikan artikel ini