Indonesia Kokoh di ASEAN Paragames ke-9

Indonesia Kokoh di ASEAN Paragames ke-9

Perdana Menteri Yab Dato’ Sri Mohd Najib Tun Abdul Razak didampingi Menteri Belia dan Sukan YB Brig Gen Khairy Jamaluddin, membuka secara resmi ASEAN Paragames ke-9, di Stadium Bukit Jalil, Kawasan Sukan Negara, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (17/9) malam.

Pesta Difabel Asia Tenggara ini diikuti 11 negara ASEAN, mempertandingkan 16 cabang olahraga, dan memperebutkan 404 total medali. Kontingen Indonesia yang berkekuatan 196 atlet, dibawah Chef de Mission (CdM) Bayu Rahadian mengusung misi besar berbekal spirit merebut kembali tahta juara umum.

Chef de Mission Indonesia Bayu Rahardian memandang begitu apik penyelenggaraan pembukaan, kesetaraan dapat menjadi contoh kita semua.

“Opening ceremony kali ini telah menunjukkan bahwa Malaysia menempatkan kesetaraan begitu baik. Semua yang terlibat termasuk para penari-penari kecil adalah para difabel, apalagi kalau kita simak pidato Menteri Sukan sangat memberikan motivasi dan memberikan apresiasi para atlet difabel sebagai pejuang yang membanggakan semua bangsa,” ucap CdM usai pagelaran pembukaan.

Terkait dengan perjuangan para atlet Indonesia, optimis memperoleh hasil maksimal ditilik dari pembinaan dan persiapan yang dipandang sudah sangat memadai, apalagi kian menambah asa dengan lolosnya semua atlet dalam klasifikasi.

Para atlet dari Para Atletik dan Para Angkat Besi menyumbangkan medali untuk Merah Putih di ajang Asean Para Games 2017 Malaysia. Para Atletik menambah 9 emas, 4 perak, dan 5 perunggu dan Para Angkat Besi menyumbangkan 2 emas.

Tambahan medali tersebut semakin memperkokoh Indonesia di puncak klasemen sementara dengan 22 emas, 9 perak, 12 perunggu. Disusul peringkat dua oleh tuan rumah Malaysia dengan 18 emas, 16 perak dan 8 perunggu. Sementara di peringkat tiga diduduki oleh Thailand dengan 8 emas, 13 perak dan 14 perunggu.

Emas dari cabor “Para Atletik”, di nomor Lari 100 M Putra Kelas T38, Sapto Yogo Purnomo. Lempar Cakram (Discus Throw) Pria T44, Yahya. Lari 100 M Putri T13, Putri Aulia. Lari 100 M T36, Insan Nurhaida.

Lompat Jauh Putri T44, Karisma Evi Tiaran. Lari 100 M Putra T11, Abdul Halim Dalimunte. Lompat Jauh Putra T46/47, Setiyo Budihartanto. Lari 100 M Putri T12, Endang Sari Sitorus. Lari 5000 M Putra T12/13, Agustinus Tinabela.

Untuk cabor “Para Angkat Besi” (Para Powerlifting) juga menyumbang dua medali emas, dari 41 Kg Putri Snatch atas nama Nur Jannah Kamsyah dan di 45 Kg Putri Snatch oleh Ni Nengah Widiasih.

Adapun perak “Para Atletik”, di nomor Lari 100 M Putra Kelas T54, Jaenal Aripin. Lari 100 M Putri T13, Ni Made Arianti Putri. Tolak Peluru putra F42/43, Sutarno. Lari 100 M Putri T11, Susan Ungu.

Perunggu “Para Atletik”, di nomor Lompat Jauh (Long Jump) Kelas T20, Tiwa. Lempar Cakram T44, Yohanis Bili. Lari 800 M Putra T54, Doni Julianto. Lempar Lembing Putra F57, Alan Sastra. Lempar Cakram Putri TF56/57, Seriwati.

Sorak sorai dari para suporter tuan rumah yang dihadiri pula oleh Menteri Belia dan Sukan YB Brig Gen Khairy Jamaluddin tidak membuat surut nyali para pejuang olahraga Indonesia. Emas, perak, perunggu satu demi satu menambah lumbung medali sehingga posisi pertama tetap kokoh dihari pertama ini.

“Alhamdulillah pada hari pertama ini capaian medali melebihi target. Target 7 dari atletik dapat 9 medali emas. Situasi penonton yang menyemangati tuan rumah tidak berpengaruh terhadap konsentrasi sehingga kemenangan dapat diraih, semoga mental baja ini berlanjut pada hari-hari berikutnya,” ujar Pelatih Para Atletik Slamet Widodo.

Abdul Halim Dalimunte, salah satu atlet atletik yang turut menyumbang emas di cabor ini begitu bangga dapat mempersembahkan yang terbaik bagi bagi bangsa tercinta Indonesia.

“Saya senang, bahagia, dan bangga bisa ikut menyumbang emas bagi negaraku tercinta. Besok masih main lagi, semoga sukses terus,” ucapnya bersemangat.

Hadir memberikan semangat dan turut mengalungkan medali CdM Indonesia Bayu Rahadian, Kepala Biro Humas dan Hukum Amar Ahmad. (sak)

Klasemen Sementara Asean Para Games 2017 :

Negara Emas Perak Perunggu
1. Indonesia – 22 9 12
2. Malaysia – 18 16 8
3. Thailand – 8 13 14
4. Vietnam – 8 9 6
5. Myanmar – 2 1 3
6. Singapura – 1 4 6
7. Philipina – 1 3 2
8. Laos – 0 2 2
9. Kamboja – 0 2 1
10. Brunei – 0 1 1
11. Timor Leste – 0 0 1

Bagikan artikel ini