Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian

Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian

Indonesia bakal mengirim pasukan pemelihara perdamaian, yaitu Kontingen Garuda Satuan Tugas Batalyon Komposit TNI pada misi pemeliharaan perdamaian PBB di Afrika Tengah. Keputusan tersebut tertuang dalam sebuah Keputusan Presiden (Keppres) No 25 Tahun 2017 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 21 Agustus 2017.

Terbitnya Kepres berdasar pertimbangan adanya permintaan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta komitmen pemerintah yang disampaikan pada Leader’s Summit on Peacekeeping tanggal 28 September 2015 di New York, Amerika Serikat. Juga setelah mendapat dukungan DPR pada rapat kerja 25 Februari 2016 lalu.

Melalui Keppres tersebut, pemerintah membentuk Kontingen Garuda Satuan Tugas Batalyon Komposit TNI Pada Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah, yang selanjutnya disebut Konga Satgas Yonsit TNI MINUSCA.

Presiden memerintahkan Menteri Luar Negeri untuk berkoordinasi dengan PBB dalam rangka mendukung penyiapan, pelaksanaan, dan pengakhiran tugas Konga Satgas Yonsit TNI MINUSCA itu.

Selain itu, Presiden memerintahkan Menteri Pertahanan untuk memberikan dukungan administrasi dan pendanaan Konga Satgas Yonsit TNI MINUSCA, dan Panglima TNI melaksanakan penyiapan, pengiriman, dan pemulangan Konga Satgas Yonsit TNI MINUSCA.

“Pendanaan yang diperlukan untuk Konga Satgas Yonsit TNI MINUSCA dibebankan pada APBN pada Bagian Anggaran Kementerian Pertahanan dan PBB,” bunyi diktum kelima Keppres tersebut.

Konga Satgas Yonsit TNI MINUSCA, menurut Keppres itu, melaksanakan tugas selama setahun dan dapat diperpanjang sesuai permintaan PBB dan keputusan pemerintah. (sak)

Bagikan artikel ini