Menpora Teringat Saat Jadi Guru Ngaji

Menpora Teringat Saat Jadi Guru Ngaji

Menpora Imam Nahrawi menghadiri acara Mengaji bersama 100 Anak Hafidz dan Hafidza sekaligus meresmikan Gedung Yayasan El Rahmah sebagai Rumah Tahfidz, Kamis (31/8) sore di Pagesangan Surabaya. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Menpora.

Menpora pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukurnya karena sudah bisa datang ke Yayasan Pendidikan EL Rahmah ini. “Alhamdulillah, saya bisa datang ke Yayasan Pendidikan EL Rahmah,” ucap Menpora didampingi Ketua Yayasan El Rahmah, Achmad Faisol dan Plt Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Jonni Mardizal.

Menurut Imam Nahrawi, Yayasan Pendidikan EL Rahmah cukup terkenal karena ketulusan para gurunya dalam mendidik anak-anak calon masa depan bangsa. “Sudah barang tentu ini menjadi rahmat dan kebahagiaan bagi para orangtua murid yang ingin anak-anaknya menjadi Hafidz dan Hafidza Alquran,” ucap Menpora.

Menpora mengatakan dari gedung yang cukup mega ini, dirinya yakin akan lahir Hafidz dan Hafidza Al Quran yang akan menjaga Al Quran, menjaga Islam, menjaga Indonesia dan menjaga Ahli Sunnah wall jamaah.

“Terima kasih keikhlasannya para ustad dan ustadzah yang telah membimbing anak-anak kita ini. Keikhlasan itulah yang akan menjadikan pondasi penting lahirnya generasi-generasi Quran dan generasi Indonesia hebat yang mencintai agamanya,” lanjut Menpora.

“Kalau saya datang ke tempat ini, saya ingat masa-masa saya ketika saya kuliah dulu. Saya juga menjadi pengajar Al Quran di Masjid Diponogoro Surabaya. Kepada adik-adik, doakan Presiden dan Wakil Presiden agar dapat memimpin bangsa ini dan juga doakan saya agar diberikan kekuatan untuk membawa prestasi dan kejayaan olahraga nasional Indonesia, ” tutupnya.

Ketua Yayasan El Rahmah, Achmad Faisol menuturkan bahwa lembaga pendidikan ini didirikan dengan tujuan agar banyak anak yang bisa menimba dan mendalami ilmu agama sejak dini, khususnya tentang ilmu Quran.

Karena di sini, mereka akan dibiasakan mengaji dengan benar sejak usia dini. Selain itu, untuk Madrasah Ibtidaiyah setaraf Sekolah Dasar (SD), program yang diterapkan adalah tahfiz atau menghafal Quran. Saat ini, ada sekitar 700 anak didik atau santri yang menimba ilmu agama di Yayasan El- Rahmah.

Selain mengaji di TPQ Fathul Muin, mereka juga bersekolah di PG, RA dan MI di sana. Selain itu juga ada TPQ Dewasa yang diikuti oleh sejumlah ibu-ibu di lingkungan sekitar. (sak)

Bagikan artikel ini