Jalan Perbatasan Kalimantan 520 Km
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Jalan Perbatasan Kalimantan 520 Km

Presiden Joko Widodo mengemukakan, dalam tiga tahun terakhir, pemerintah telah membangun jalan baru perbatasan sepanjang lebih dari 520 kilometer. Jalan ini menjadi bagian dari 1.582 kilometer jalan paralel perbatasan yang telah ada dari ujung Kalimantan Utara sampai Kalimantan Barat.

“Jika tak ada aral melintang, tahun 2017 ini, pekerjaan jalan perbatasan di Kalimantan akan tuntas sejauh 1.900 kilometer,” kata Presiden Jokowi sebagaimana diunggahnya dalam fanpage facebook miliknya, Senin (20/1) lalu.

Sebelumnya, Presiden menyampaikan perjalanannya menjajal jalan baru di perbatasan Kalimantan saat menuju lokasi Pos Lintas Batas Negara di Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pekan lalu.

Selama tiga jam, lanjut Presiden, dirinya dan rombongan bermobil dari Kecamatan Putussibau sampai Badau. “Kondisi jalan sebagian besar mulus beraspal, dan sebagian sedang dalam pekerjaan berupa penimbunan, perataan, dan perkerasan tanah dengan alat berat. Yang jelas, jalan yang dibangun lebih lebar dibandingkan yang lama,” terang Presiden.

Presiden Jokowi menjelaskan, yang bekerja keras membangun jalan paralel perbatasan sejauh ratusan kilometer itu adalah jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama para prajurit Zeni TNI Angkatan Darat. (sak)