Jatim Tawari London Pembiayaan Murah

Jatim Tawari London Pembiayaan Murah

Dalam lawatannya ke London Inggris, Gubernur Jawa Timur menawarkan skema pembiayaan murah. Harapannya, Pengusuha di Inggris bisa berinvestasi melakukan pembiayaan murah terhadap sejumlah industri di Jawa Timur.

Rombongan Gubernur Jatim bersama Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar dan sejumlah pejabat lainnya diterima Duta Besar Indonesia untuk Inggris Rizal Sukma di Embbassy Of The Republic of Indonesia, 38 Grosvenor Square, London W1k2HW.

Pada kesempatan kali turut serta dalam rombongan tersebut adalah Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Bupati Sidoarjo Saifull Illah.

Pakde Karwo dan rombongan menghadiri sambutan selamat datang di Kedutaan tersebut. Pada Kesempatan itu, Pakde Karwo bercerita bagiamana iklim investasi di Jatim.

Khususnya, untuk negara Inggris. Selain itu, juga menjelaskan maksud kedatangan para delegasi Propinsi Jatim ke London.

“Ada sejumlah perusahaan Inggris yang melakukan ijin prinsip di Jawa Timur. Nah, kedatangan kami kesini adalah untuk memberikan kepastian sehingga perusahaan itu bisa merealisasikan Investasinya di Jawa Timur,” kata Pakde Karwo.

Pakde Karwo juga menawarkan skema pembiayaan murah bagi sejumlah investor di Inggris. Nah, peran kedutaan besar adalah memfasilitasi untuk mempertemukan dengan sejumlah pengusaha yang bergerak di bidang investasi jasa keuangan.

Menurut Pakde Karwo, Pemprov Jatim melalui Bank Jatim yang notabene adalah Bank milik pemerintah Jatim siap merealisasikan itu.

“Dengan skema pembiayaan murah tentunya bunga bank bisa ditekan menjadi satu digit. Nah, untuk kerjasamanya melibatkan bank milik pemerintah jawa Timur sekema kerjasamanya lebih mudah,” jelasnya.

Untuk itu, Pemprov Jatim memberikan Insurance kepada investor yang masuk. Ini merupakan skema pembiayaan baru yang membuat bunga bank bisa ditekan menjadi satu digit.

Konsep ini, kata Pakde Karwo, sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo dengan suku bunga bank rendah.

Sementara itu, Minister Consellor of Econoic Affairs, Embbassy Of The Republic of Indonesia Vitto Rafael Taher mengatakan, skema yang dilontarkan Gubernur Jatim ini adalah hal yang baru.

Kata Vitto, konsep ini adalah memanfaatkan gap antara bunga rendah di Inggris dengan skema bunga rendah di tanah air.

“Kami di kedutaan akan berkomunikasi dengan asosiasi Pengusaha Jasa Keuangan di London untuk berbicara tentang ide dari Gubernur Jatim ini. Sebelumnya, kami juga telah memfasilitasi pertemuan para pengusaha itu dengan Presiden Joko Widodo pada April lalu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, salah satu kekuatan ekonomi Inggris adalah di Industri Jasa Keuangan. Disini, kata Vitto, ratusan lembaga keuangan baik dalam bentuk perseorangan, invesment fun.

Tren yang terjadi adalah mereka menanamkan investasi di sejumlah negara berkembanga termasuk Indonesia. Umumnya, mereka berinvestasi di bidang infrastrukur.

“Kami harap, Bank Jatim atau lembaga keuangan bisa mengajukan proposal. Karena memang belum ada yang menangkap peluang ini. Terlebih lagi dengan skema yang diajukan oleh Pak Gubernur tergolong baru,” pungkasnya. (sak)

Bagikan artikel ini