Jokowi Laporkan Vinil Metallica ke KPK

Jokowi Laporkan Vinil Metallica ke KPK

Presiden Joko Widodo mendapat hadiah spesial dari PM Denmark Lars Lokke Rasmussen berupa satu set kotak vinil alias piringan hitam grup musik Metallica. Jokowi pun segera melaporkan hadiah itu kepada KPK.

“Presiden berencana melaporkan penerimaan hadiah berupa vinil Metallica dari PM Denmark kepada KPK dalam waktu dekat,” kata jubir presiden Johan Budi SP kepada wartawan, Rabu (29/11).

Vinil itu diberikan Rasmussen kepada Jokowi usai melakukan pertemuan bilateral. Jokowi kemudian memperlihatkan hadiah itu kepada wartawan di Istana Bogor. “Kemungkinan pekan ini (dilaporkan),” kata Johan.

Vinil yang diberi oleh Rasmussen berjudul ‘Live at Aragon Ballroom’. Jokowi memang penggemar musik metal sejak dahulu. “PM Lars tahu kesukaan saya, Metallica,” kata Jokowi kemarin.

Box set tersebut ternyata adalah titipan khusus untuk Presiden Joko Widodo dari penggebuk drum Metallica, Lars Ulrich.

Ulrich menandatangani box set album Metallica Master of Puppets. Box set yang sudah ditandatangani itu diserahkan pada Jokowi. Jokowi terlihat senang atas hadiah itu.

Bukan hanya Jokowi, Ulrich sendiri rupanya ikut bahagia. Ia mengunggah foto penyerahan vinil atau piringan hitam album Master of Puppets dari Rasmussen ke Jokowi, di Instagram-nya. Dalam unggahan itu ia menyebut, musik bisa benar-benar membuat orang lebih dekat.

“Ini sangat keren. Saya menandatangani box set MOP untuk Perdana Menteri Denmark Lars Lokke Rasmussen untuk diberikan pada Presiden Indonesia Joko Widodo, yang diketahui merupakan penggemar berat musik rock dan datang ke konser kami di Jakarta pada 2013.”

“Musik benar-benar menghubungkan orang!!!” lanjutnya, diserta gambar bendera dua negara.

Jokowi sendiri ikut mengunggah gambar dirinya memegang box set Master of Puppets di akun Twitter. Namun, tidak ada keterangan soal hadiah itu. Ia hanya menyampaikan bahwa dalam kunjungan Rasmussen ke Istana Bogor mereka menyepakati peningkatan kerja sama.

Pada saat menjadi Gubernur DKI Jakarta dahulu, Jokowi juga pernah mendapat bass custom basis Metallica, Robert Trujillo. Jokowi lalu melaporkan hadiah itu ke KPK, dengan alasan gratifikasi. Kini bass tersebut tersimpan rapi di museum KPK. (sak)

Bagikan artikel ini