Galakkan Bambu untuk Desa Sehat

Galakkan Bambu untuk Desa Sehat

Untuk menjadikan Kabupaten Lamongan sebagai desa sehat, Kartika Hidayati melakukan pencanangan bambunisasi di Desa Mengkuli, Kecamatan Kembangbahu.

Kartika adalah wakil bupati perempuan pertama di kota yang populer dengan sejumlah wisata kuliner di Jawa Timur itu. Dipilihnya bambu, menurut Kartika bukan tanpa alasan.

Bambu yang nama latinnya Bambusease memiliki banyak fungsi. “Mengingat bambu itu multi fungsi, maka kami dari pemerintahan melakukan bambunisasi di Kembangbahu,” tegas pejabat yang tengah mengejar S3 di Unair itu.

Penanaman 1.000 bambu diharapkan mampu menahan longsor atau erosi tanah di areal sungai. Tidak itu saja. Untuk ketahanan pangan, bambu yang masih muda (rebung) bisa dijadikan sayur penduduk. Harga jual bambu rebung juga cukup mahal di kota besar hingga bisa, menambah pendapatan warganya.

Kelebihan lainnya, bambu jadi konservasi tanah karena akarnya bisa menyimpan air. “Lewat bambu bisa untuk antisipasi kemarau karena akarnya bisa menyimpan air,” tegas mantan legislator Jawa Timur selama 3 periode itu.

Bambu yang sudah cukup umur juga bisa dipergunakan berbagai kepentingan. Di China dan Jepang, peralatan memasak dari bambu sangat populer. Hal itu dikarenakan bambu dipercaya bisa menjadi menawar racun atau pestisida.

“Nenek moyang kita dulu menanak nasi pakai bambu berbentuk kerucut,” terang ibu tiga anak ini. Hasilnya, terangnya, orang-orang zaman dulu sehat. Tidak dikenal penyakit seperti diabetes, kolesterol dan lain-lainnya, seperti sekarang ini.

Selain itu, katanya lagi rimbunnya bambu bisa menjadikan desa sehat. Hijaunya daun yang dihasilkan tanaman bambu bisa sedikit menetralisir panasnya kabupaten akibat lautan yang melingkupi. Sirkulasi udara juga lancar. Selain bambunisasi, Kartika yang didampingi sejumlah staf dan aparat setempat menyerahkan tumbuhan jambu untuk ditanam warga. (ita)

Bagikan artikel ini