Kerjasama UI Kembangkan Bus Listrik

Kerjasama UI Kembangkan Bus Listrik

Universitas Indonesia (UI) menandatangani nota kesepahaman bersama dengan Perum Damri dan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) untuk pengembangan inovasi bus listrik Molina, buatan Fakultas Teknik (FT).

Penandatanganan dilakukan Prof Dr Muhammad Anis MMet sebagai Rektor UI, Setia N Milatia Moemin sebagai Direktur Utama Perum DAMRI, dan Abdulbar M Mansoer sebagai Direktur Utama ITDC, pekan lalu.

Menteri Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno juga turut menyaksikan proses penandatanganan ini. Dalam acara penandatanganan yang dilakukan di Ruang Apung itu, Abdulbar mengatakan bahwa inovasi bus listrik ini akan dipakai dalam pengembangan lokasi-pariwisata Nusa Dua, Bali dan Mandalika, Lombok.

“Nanti para wisatawan akan dibawa oleh bus ini dari bandara menuju lokasi. Di lokasi pariwisata juga akan kami usahakan tersedia bus ini, sehingga nantinya para wisatawan dapat menggunakannya,” jelas Abdulbar.

Setia N Milatia dalam sambutannya juga mengatakan bahwa pengadaan bus ini juga terkait Pertemuan Tahunan International Monetary Fund (IMF)/Bank Dunia yang akan berlangsung 12-14 Oktober di Nusa Dua dan Mandalika.

“Bila UI dapat menyediakan bus listrik ini pada bulan Oktober, kami akan biayai seluruh biaya operasionalnya. Bapak presiden ingin sekali agar para tamu IMF tersebut dibawa berkeliling dengan bus listrik ini,” ujar Setia.

Bus listrik ini merupakan hasil karya Tim Mobil Listrik Nasional UI (Molina UI). Tim Molina UI terdiri atas dosen, peneliti dan mahasiswa dari berbagai dispilin keilmuan di UI. Bus ini dirancang untuk dapat menggantikan bus kampus UI yang berbahan bakar solar.

Interior bus listrik UI Molina dirancang menyerupai bus Transjakarta dengan tempat duduk menyamping. Pada sisi samping bus listrik UI Molina terdapat kaca dibagian bawah pintu depan dengan paduan cat warna hitam dibawah kaca membetuk garis desain yang seolah-olah kaca terlihat lebar.

Tim Molina UI saat ini juga tengah mengembangkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik dengan menggunakan energi dari PLN dan sel surya. Tidak hanya itu, Tim Molina UI juga menyusun kajian aspek ekonomi, hukum dan sosial budaya terhadap teknologi kendaraan listrik untuk mengetahui tingkat penerimaan masyarakat terhadap kendaraan listrik rancangan rekayasa sosialnya. (sak)

Bagikan artikel ini