Lelang Blok Migas Gross Split Diminati

Lelang Blok Migas Gross Split Diminati

Bertepatan dengan Pembukaan Konvensi dan Pameran Tahunan Indonesian Petroleum Association (IPA) ke-42, Rabu (2/5) di Jakarta, Pemerintah mengumumkan pemenang lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja Migas Konvensional Tahun 2018 menggunakan skema kontrak Gross Split.

Pada acara yang dibuka Presiden Jokowi tersebut, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengumumkan 4 Pemenang Lelang Penawaran Langsung Wilayah Kerja (WK) Migas Tahun 2018 dari 5 WK penawaran langsung yang mulai ditawarkan pada 19 Februari 2018. Semua hasil lelang tersebut akan menggunakan kontrak migas skema gross split.

Pada 2018 ini, secara keseluruhan Pemerintah telah menawarkan 24 WK Migas Konvensional yang terdiri dari 5 WK ditawarkan dengan mekanisme Penawaran Langsung dan 19 WK melalui mekanisme lelang Reguler.

Untuk lelang Penawaran Langsung prosesnya telah selesai dan diumumkan pemenangnya pada kesempatan ini. Sedangkan untuk lelang reguler prosesnya masih berlangsung hingga 19 Juni 2018.

Dari 5 (lima) Wilayah Kerja yang ditawarkan melalui mekanisme Penawaran Langsung, sampai dengan batas akhir penyampaian Dokumen Partisipasi tanggal 4 April 2018, terdapat 5 Dokumen Partisipasi yang masuk untuk 4 Wilayah Kerja yaitu Citarum, East Ganal, East Seram dan Southeast Jambi.

Selanjutnya berdasarkan penilaian, telah ditetapkan para pemenang lelang melalui SK Dirjen Migas an. Menteri ESDM Nomor: 0113.K/13/DJM.E/2018 tanggal 27 April 2018 yaitu WK Citarum dimenangkan konsorsium PT Cogen Nusantara Energi dan PT. Green World Nusantara, dengan nilai komitmen USD 3.750.000.

Lalu WK East Ganal dimenangkan ENI Indonesia Ltd, komitmen USD 35.350.000 dan WK East Seram dimenangkan Lion Energy Limited, komitmen USD 900.000. Serta WK Southeast Jambi dimenangkan Konsorsium Talisman West Bengara B.V – MOECOSouth Sumatra Co Ltd dengan komitmen USD 4.650.000.

Nilai investasi komitmen pasti dari 4 WK tersebut adalah sebesar USD 44.650.000 dengan total bonus tanda tangan sebesar USD 3,250,000.

Sedangkan 1 WK yang belum ada peminat yaitu East Papua menjadi Wilayah Kerja Available dan dapat ditawarkan kembali pada periode penawaran WK Migas selanjutnya.

Selanjutnya, 19 Wilayah Kerja Konvensional lainnya yang ditawarkan melalui mekanisme lelang Reguler saat ini masih berlangsung sampai dengan 19 Juni 2018 dan masih terbuka peluang untuk berpartisipasi pada lelang tersebut.

Sebelumnya, Menteri ESDM Ignasius Jonan telah memberikan persetujuan atas 7 wilayah kerja yang berasal dari 8 wilayah kerja yang berakhir kontrak kerja samanya tahun 2018, untuk dikelola Pertamina menggunakan skema gross split, melalui Keputusan Menteri ESDM yang ditandatangani tanggal 13 April 2018.

Selain itu pada lelang WK Migas Tahun 2017, juga terdapat 5 WK Migas yang telah ditetapkan pemenangnya menggunakan skema gross split. Bahkan 2 diantaranya sudah tandatangan kontrak pada 5 April 2018. (sak)

Bagikan artikel ini