Mahasiswa Asal Jerman Ingin Teliti Bonek

Mahasiswa Asal Jerman Ingin Teliti Bonek

“Saya sangat curious dengan penggemar sepak bola disini (Indonesia, -red) terutama yang ada di Surabaya, BONEK. Saya ingin mengetahui lebih banyak,” ungkap Dennies Pohl salah satu Mahasiswa Asing Program Academic Mobility Exchange for Undergraduate at Airlangga (AMERTA) Universitas Airlangga.

Dennies Pohl merupakan mahasiswa asal Hamburg University jurusan kebudayaan Asia Tenggara. Selama mengikuti Program AMERTA yang akan berakhir Desember 2017 mendatang, ia akan menyempatkan diri untuk menyusun skripsi mengenai antusiasme pendukung sepak Persebaya.

Kedatangannya ke Indonesia baru setengah bulan lalu, oleh karena itu sampai saat ini dia masih meraba-raba mengenai keberadaan Bonek itu sendiri.

Dia mengatakan bahwa sangat antusias dengan sepak bola di Surabaya, khususnya pendukung kesebelasan tersebut. Bahkan, ia sudah menyusun rencana untuk menyaksikan pertandingan sepak bola secara langsung dalam waktu dekat ini.

“Saya memang belum banyak mengenal, saya juga masih bingung mau bertanya dimana soal Bonek ini. Saya ingin lihat pertandingannya. Itu pasti,” tandasnya kepada Unair News.

Ditanya mengenai ketertarikannya dengan sepak bola, terutama sepak bola ASEAN, Dennies mengatakan bahwa dirinya sering melihat turnamen sepak bola ASEAN via youtube.

Dari situlah dia sangat takjub akan keberadaan supporter yang begitu semarak mendukung tim sepak bola favoritnya, terlebih saat ia melihat supporter Persebaya. Baginya, sorak supporter bersama dengan yel-yel yang seirama ketika tim sedang bermain di lapangan membuat kesan tersendiri.

“Saya sangat ingin tahu apa peran mereka dalam mendukung sepak bola dan motivasi mereka sebagi supporter,” jelas Dennies.

Dalam waktu dekat, Dennies berkeinginan menemui beberapa pendukung Persebaya yang akan ia mintai keterangan perihal data untuk skripsinya.

Selain tertarik dengan pendukung sepak bola di Indoneisa, Dennies juga mengatakan bahwa keikutannya dalam program AMERTA ini tak lain karena kecintaanya pada Indonesia. Ia sangat penasaran dengan budaya Indonesia yang menurutnya beragam dan orang Indonesia yang ramah.

“Di sini saya belajar banyak mengenai kebudayaan dan juga makanan tradisional. Menarik sekali,” paparnya. Ia berharap ilmu yang ia timba di sini dapat bermanfaat dan menambah wawasan dalam mendukung kuliahnya di Jerman. (sak)

Bagikan artikel ini