Mahasiswa Jakarta Juara Pomnas 2017

Mahasiswa Jakarta Juara Pomnas 2017

Kontingen mahasiswa DKI Jakarta dipastikan keluar sebagai juara umum Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XV di Makassar, Sulawesi Selatan, 14-21 Oktober 2017. “Tim Ibu Kota DKI Jakarta tampil sebagai juara umum setelah mengumpulkan 51 medali emas, 32 perak, dan 35 perunggu,” kata pimpinan humas Pomnas 2017, Ahmad Bahar, di Makassar.

Ia menjelaskan perolehan medali DKI Jakarta tidak mampu terkejar kontingen Jawa Barat yang menjadi pesaing terdekatnya sekaligus sebagai runner-up dengan mengamankan 27 medali emas, 24 perak, dan 31 perunggu.

Begitupun dengan tuan rumah Sulawesi Selatan yang harus puas menempati peringkat ketiga dengan 26 medali emas, 16 perak, dan 22 perunggu. Ketua Kontingen Sulawesi Selatan, Ilham Rasyid, mengatakan cabang olahraga petanque yang dilaksanakan paling akhir memang menjadi penentuan posisi Sulsel di ajang olahraga mahasiswa terbesar di Indonesia tersebut.

“Seandainya Sulsel berhasil mengalahkan Jawa Barat saat semifinal di kategori double mix, berarti Sulsel yang mendapat tambahan emas dan berhak menempati posisi runner-up di bawah DKI Jakarta,” ujarnya. Meski demikian, kata dia, prestasi yang diperoleh Sulsel sebagai juara umum III di Pomnas XV sudah sesuai dengan target Kontingen Sulawesi Selatan.

Ketua Bapomi Sulsel, Abd Rasyid, menanggapi capaian prestasi kontingen Sulawesi Selatan di urutan ketiga sebagai cukup puas. “Pencapaian kita itu sudah sesuai dengan apa yang ditargetkan. Kita harus realistis melihat kekuatan olahraga dari kontingen DKI, Jabar dan Jatim,” katanya.

Ia menyebut posisi Sulsel di urutan ketiga sudah lebih baik dibandingkan dengan ketika Pomnas di Aceh dua tahun lalu di mana Sulsel berada di urutan keenam.

Pomnas XV 2017 mempertandingkan 14 cabang resmi dan dua eksibisi, yakni sepak takraw, atletik, bola basket, voli indoor, bulutangkis, catur, futsal, karate, kempo, pencak silat, petanqu, renang, tarung derajat, tenis lapangan. Untuk cabang olahraga eksibishi, yakni gateball dan selam. Kedua cabang itu diharapkan sudah bisa dipertandingan secara resmi pada pelaksanaan Pomnas XVI 2019. (sak)

Bagikan artikel ini