Mantan Sekdaprov Komut Bank Jatim
EKONOMI BISNIS PERISTIWA

Mantan Sekdaprov Komut Bank Jatim

Gubernur Jatim Dr H Soekarwo melantik Dr H Akhmad Sukardi sebagai Komisaris Utama Bank Jatim dan Dr Ir Budi Setiawan sebagai Komisaris Bank Jatim. Pelantikan dilakukan Senin (27/8) pagi di Ruang Bromo Lantai 5 Bank Jatim Kantor Pusat, Jalan Basuki Rahmat Surabaya.

Kedua komisaris tersebut telah mendapatkan surat keputusan dari Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang telah menilai berdasarkan kemampuan dan kepatutan.

Dalam sambutannya, Pakde Karwo sapaan akrab Gubernur Jatim mengatakan, Bank Jatim harus terus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan Jatim. Orientasi tersebut harus dilakukan karena sesuai dengan namanya Bank Pembangunan Daerah.

“Bank yang berorientasi lebih banyak pada kesejahteraan masyarakat Jawa Timur, bukan semata-mata dalam keuntungan perusahaan,” ujarnya.

Dikatakan bahwa inovasi sebagai salah satu langkah konkrit untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai contohnya, satu direktur menghasilkan satu inovasi atau one director one innovation yang dipresentasikan di hadapan OJK.

Selain itu, tugas Bank Jatim, lanjutnya, juga ikut membantu Pemprov Jatim mewujudkan pertumbuhan ekonomi Jatim yang inklusi. Artinya, pertumbuhan ekonomi tersebut mampu mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta bersama dengan tim pengendali inflasi daerah/TPID ikut mendorong inflasi semakin rasional.

Lebih lanjut disampaikannya, dalam mewujudkan pertumbuhan yang inklusi ini Bank Jatim khususnya di bidang pembiayaan harus fokus pada UMKM. Sebagaimana diketahui berdasarkan data sensus, jumlah UMKM di Jatim semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2008 jumlah UMKM di Jatim mencapai 4,2 juta. Kemudian meningkat lagi menjadi 6,8 juta UMKM pada tahun 2012. Sedangkan pada sensus ekonomi tahun 2016 yang dipublikaskan tahun 2017, UMKM di Jatim mencapai 9,59 juta yang mampu menyerap tenaga kerja sebesar 94,2 persen.

“Dalam produksi, pembiayaan dan pasar untuk mengembangkan UMKM, Bank Jatim harus masuk dalam proses pembiayaan,” katanya.

Sementara itu, menanggapi pertanyaan wartawan terkait prospek Bank Jatim ke depan, Akhmad Sukardi mengatakan, Bank Jatim terus tumbuh meskipun ekonomi global mengalami penurunan, serta ikut mendongkrak perekonomian khususnya yang didukung oleh UMKM.

“Kami terus bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, Dinas Koperasi dan UKM Jatim, serta Biro Perekonomian Jatim untuk mendongkrak pertumbuhan UMKM melalui penyaluran kredit pembiayaan,” ujar mantan Sekdaprov Jatim tersebut. (ita)