Menpora Wisuda S2 di Unpad Bandung
OLAHRAGA

Menpora Wisuda S2 di Unpad Bandung

Raut wajah bangga dan bahagia terpancar dari Menpora Imam Nahrawi yang baru saja mengikuti wisuda Program Studi Magister Kebijakan Publik Universitas Padjadjaran di Grha Sanusi Hardjadinata, Bandung, Selasa (1/8) pagi.

Dengan Tesis berjudul “Evaluasi Kebijakan Sistem Keolahragaan Nasional oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Studi Kasus Pengelolaan Sepakbola Nasional oleh Kemenpora dan PSSI)” akhirnya mengantarkan menteri asal Bangkalan Madura ini mendapat gelar S2.

Ia mengikuti upacara wisuda yang dipimpin oleh Rektor Universitas Padjajaran (Unpad) Prof Tri Hanggono Achmad bersama lulusan lainnya sebanyak 2.370 orang, yang terdiri dari lulusan Program Diploma-III, Diploma IV, Program Sarjana, Pendidikan Spesialis, Profesi, Magister dan Dokter.

Menpora yang didampingi istrinya Shobibah Rohmah menyampaikan rasa syukurnya bisa menyelesaikan tugasnya di sekolah S2.

“Bahwa 19 tahun yang lalu saya di wisuda S1 dan sekarang ini sudah S2 di Unpad. ParTesis saya, menggambarkan bahwa saya harus mengevaluasi kebijakan pemerintah yang diambil ketika melakukan upaya-upaya terhadap olahraga khususnya di bidang sepakbola,” ucap Menpora.

Menpora mengambil Program Study Magister Kebijakan Publik, Fakultas FISIP. Menpora berhasil menyelesaikan sidang tesisnya dengan predikat sangat memuaskan.

Di tesis tersebut banyak rekomendasi yang harus ditindaklanjuti. Bagaimana sistem Keolahragaan Nasional harus ada kebijakan turunannya kebijakan turunnya. Kebijakan turunan harus betul-betul ang bersifat eksekusi.

“Jadi tidak cukup mengandalkan UU SKN tapi semua kebijakan yang kemudian pemerintah didalamnya sebagai pengambil keputusan harus ada turunnya, peraturan-peraturan yang lebih detail dan teknis yang bisa dipahami oleh Keolahragaan kita,” tambah Menpora.

“Saya merasa perubahan pada diri saya sekarang bahwa sesungguhnya kita tidak ada kata mundur dalam kondisi dan situasi apapun untuk terus menambah ilmu pengetahuan. Nabi Muhammad bersabda tuntunlah ilmu sejak kita ada dalam kandungan ibu sampai kita kelak dipanggil Tuhan. Karena saya mengajak kepada adik-adik ku sekalian khususnya S1 untuk melanjutkan ke S2. Saya juga tidak patah arang untuk melanjutkan ke S3,” tutupnya.

Dalam pidatonya, Rektor Unpad, Prof Tri Hanggono Achmad mendorong wisudawan agar tetap menjalin tali silaturahmi dengan almamater. Mengajak bersama-sama bahu-membahu mendarmabaktikan potensi masing-masing untuk ditransformasikan menjadi kemaslahatan bagi bangsa dan negara.

Transformasi merupakan langkah Unpad pasca menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum. Sebagai PTN Badan Hukum, Unpad harus mampu meningkatkan kualitas institusi dan pengabdian kepada masyarakat. “Merespons perkembangan peran perguruan tinggi di tingkat global, aspek inovasi menjadi upaya yang terus didorong Unpad,” kata Rektor Unpad.

“Sebagai konsekuensi, Unpad berkeyakinan bahwa inovasi perlu dilandasi oleh nilai-nilai etik yang menjamin bahwa inovasi tidak akan disalahgunakan atau berdampak negatif bagi masyarakat. Sebaliknya, inovasi yang dikembangkan harus memberi masyarakat bagi masyarakat luas,” lanjutnya. (sak)