Metta Legita Launching Album di Kamboja

Metta Legita Launching Album di Kamboja

WNI di Kamboja memang berasal dari berbagai latar belakang yang beragam. Salah satunya adalah musisi asal Indonesia, Metta Legita, yang pada Minggu (5/8) lalu melakukan launching Album berjudul ‘Scenic Spirit’ di Chinese House, Phnom Penh.

Sekitar 100 orang pencinta jazz termasuk WNI dan masyarakat asing di Phnom Penh memadati venue dan secara antusias menikmati musik demi musik yang dialunkan dengan penuh semangat.

Dubes RI untuk Kerajaan Kamboja beserta Ibu Dian Sudirman turut hadir sebagai tamu kehormatan dalam acara peresmian tersebut.

Album ‘Scenic Spirit’ ini merupakan album dengan genre Jazz, terdiri dari 8 buah komposisi original dari Metta Legita yang direkam pada 2017 dan 2018.

Dalam album ini Metta ditemani oleh musisi-musisi Indonesia dan juga musisi dari manca negara dengan komposisi Metta Legita – Piano, Adisty Zulkarnaen – Drums, Brury Effendy – Trumpet, Rudy Zulkarnaen – Contra Bass, Ganggeng Yudhana – Guitar dan Iwan Hasan – guitar dengan memainkan komposisi Here’s Freedom, Scenic Spirit, Dreams, Between Us, dan I’ll be back.

Sedangkan 3 komposisi lain (The Thought of You, Never Again, dan 7 Octaves Blues) dimainkan dengan formasi Toma WIllen – drums, Stan Paleco – guitar, dan Andrey Meshcheryakov – Electric Bass.

Album yang dirilis juga secara digital melalui Itunes, spotify, Deezer, Google Play, Joox dsb ini, merupakan album pertama solo project dari Metta yang sebelumnya juga telah mengeluarkan album dengan bandnya bernama Contra Indigo pada 2010 di Indonesia.

Konser peluncuran album ini mendatangkan musisi dari Indonesia (Rudy Zulkarnaen dan Brury Effendy) serta musisi pendukung internasional yang ada di Phnom Penh.

“Saya harap kemunculan album ini dapat memperkaya musik jazz di tanah air dengan warna dan nuansa baru dari komposisi yang saya buat,” ungkap wanita yang ramah dan akrab dipanggil Metta ini.

Beberapa komposisi yang Metta buat salah satunya adalah komposisi yang cukup lama yang telah dibuat sejak 2009 ketika Metta menimba ilmu di Institut Musik Daya Indonesia dan lulus dengan gelar Sarjana Musik pada 2010 dan Master of music pada 2012.

Lagu Dreams merupakan komposisi lagu kelulusannya yang pada saat itu dibuat untuk formasi big band, serta lagu Between Us juga merupakan komposisi dari Metta yang dimainkan dengan strings quartet dan trio jazz format.

Selain aktif bermain musik di Ibu Kota Phnom Penh tempat dia tinggal sekarang, Metta juga memenej channel Youtubenya sendiri dengan komposisi musik yang dibuat untuk channel Relaxing music serta beberapa musik kolaborasi dengan musisi lain.

“Terima kasih banyak atas kehadiran juga support dan doanya dari teman-teman semua serta Ibu dan Bapak Dubes Sudirman. Alhamdulillah bisa mencoretkan sedikit karya di Phnom Penh,” ungkap Metta.

Dengan talenta dan passionnya yang menggebu terhadap musik, Metta Legita juga akan turut serta meramaikan Jazz Traffic Festival (JTF) 2018 di Surabaya 25-26 Agustus 2018 mendatang. (sak)

Bagikan artikel ini