‘Nyanyian Nusantara’ Saat Sumpah Pemuda

‘Nyanyian Nusantara’ Saat Sumpah Pemuda

Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Nyanyian Indonesia yang merupakan wadah bagi generasi muda Indonesia yang memiliki rasa jiwa nasionalis terhadap bangsa dan negara dalam menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Bhinneka Tunggal Ika melalui seni dan tari, didukung Unit Kerja Presiden Bidang Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) menyelenggarakan pegelaran Seni dan Budaya Tarian ‘Nyanyian Nusantara’.

“Pagelaran Nyanyian Nusantara akan dilaksanakan pada hari Selasa, 24 Oktober 2017, pukul 12:30-17:50, di Sentul International Conventional Center (SICC) Sentul City Bogor,” kata Kepala UKP PIP Yudi Latief dalam konferensi pers di Gedung UKP PIP, Jakarta, Kamis (19/10) siang.

Yudi menjelaskan, inisiatif pagelaran seni dan tarian Indonesia ini justru datang dari kesukarelaan, dari sikap-sikap, rasa tanggung jawab dari komunitas untuk bekerja sama dengan otoritas negara, dalam hal ini adalah UKP Pancasila.

Menurut Yudi, hal ini merupakan perkembangan dalam mengamalkan Pancasila, bahwa antara masyarakat dan negara ini saling memahami, saling bekerja sama.

“Masyarakat tidak merasa menghadapi negara sebagai lawannya tapi sebagi mitra untuk berkolaborasi untuk hal-hal yang produktif,” ujar Yudi seraya menambahkan, dalam hal ini UKP PIP cuma memberi semacam endorsement, saran-saran bagaimana agar acaranya lebih bermutu, supaya design dan rangkaian acaranya juga melibatkan lebih banyak komunitas.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Panitia Nyanyian Indonesia Djohan Makmur mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat dan kecintaan generasi muda terhadap seni tradisi nasional, khususnya lagu-lagu daerah, sekaligus membangun semangat nasionalisme dan kesadaran yang mendalam terhadap kebinekaan.

Pagelaran seni dan tarian ”Nyanyian Nusantara’ akan menghadirkan kurang lebih 10.000 penonton dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Acara ini tidak dipungut biaya dan Joy Tobing akan tampil menjadi salah satu penyanyi dalam pagelaran “Nyanyian Nusantara” tersebut.

Direncanakan pagelaran ini akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, sejumlah Menteri Kabinet Kerja, Rektor/Dosen, Kepala Sekolah/Guru, Mahasiswa Perguruan Tinggi se-Jabodetabek, dan siswa SMA/SMK/MA se-Jabodetabek. (sak)

Bagikan artikel ini