Pantau Persiapan UNBK, Arzetti ke Surabaya

Pantau Persiapan UNBK, Arzetti ke Surabaya

Anggota DPR RI Komisi X Arzetti Bilbina SE mengunjungi SMA Negeri I dan SMA Negeri II Surabaya di kawasan SMA komplek Jalan Kusuma Bangsa Surabaya, Senin (6/3/). Kunjungan itu untuk meninjau langsung persiapan menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Arzetti menjelaskan bahwa kunjungannya itu untuk melihat langsung sarana dan prasarana yang disiapkan dari pemerintah. Ia berharap tidak ada kekurangan dalam hal fasilitas, karena bisa menganggu konsentrasi dalam mengikuti ujian.

“Kita ingin menjembatani anak-anak sebagai penerus bangsa, saat ini sarana prasana merupakan salah satu fasilitas untuk mereka bisa menjawab sebagai calon pemimipin masa yang akan datang,” kata Arzetti seusai mengunjungi beberapa kelas yang ada di SMA Negeri I dan SMA II Negeri Surabaya.

Mantan peragawati papan atas itu juga mengharapkan sarana dan prasana yang telah disiapkan untuk anak-anak menjadi konfiden dan menambah semangat dalam megikuti proses ujian sekolah. Namun, pada saat kunjungannya itu, Arzeti mendapatkan keluhan dari beberapa siswa yang mengaku kekurangan komputer. “Meski ada kekurangan dalam komputer, pihak sekolahan bisa menyiasati dengan membuat aplikasi yang bisa menggunakan handphone,” kata ibu tiga anak itu.

Legislator asal Fraksi PKB itu mengaku bersyukur bisa mengunjungi beberapa sekolah di Surabaya itu. Sebab, ia bisa mengetahui persoalan dan keluhan anak-anak untuk menyambut ujian sekolah dengan menggunakan komputer. “Makanya, kita bersama-sama dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Surabaya yang sangat konsen dalam masalah pendidikan, harapannya bisa menyelesaikan persoalan yang dikeluhkan anak-anak itu,” kata wanita kelahiran 4 September 1976 itu.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri I Surabaya, Johanes Mardijono mengatakan untuk melakukan tes kejujuran kepada siswa yang melakukan ujian, pihak sekolah tidak menggunakan pengawas dalam kelas. “Kita tidak menggunakan pengawas untuk ujian, guru pengawas cuman mendampingi selama 10 menit untuk melakukan absensi saja, selanjutnya kita pantau dengan layar CCTV,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan ujian ini dilakukan untuk menyambut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang mana semua siswa di wajibkan membawa gadget dan komputer yang dimiliki para siswa untuk mengunduh soal elektronik yang sudah disiapkan. “Untuk yang membawa handphone kita ambil sim cardnya, mereka langsung melakukan login browser pada aplikasi Moodle yang dibuat oleh pihak sekolah,” pungkasnya. (sak)

Bagikan artikel ini