PDIP Surabaya Target Menang 80 Persen

PDIP Surabaya Target Menang 80 Persen

Ketua DPC PDI Perjuangan Wisnu Sakti Buana dihadapan ratusan pengurus anak cabang dan ranting meminta kesiapan kembali untuk mengamankan suara PDI Perjuangan dalam Pilgub Jatim 2018 mendatang.

“Sebagai partai pemenang di Kota Surabaya, PDIP ingin mengulang kejayaannya di kontestasi Pilgub Jatim dengan target perolehan suara di atas 80 persen,” kata Wisnu saat acara.

Wisnu juga mengatakan jika Rakorcab ini sebagai pemanasan awal setelah melakukan konsolidasi partai untuk menjaga suara kader tetap utuh dalam pemenangan Gus Ipul dan Anas pada pilgub Jatim 2018 mendatang.

“Bayangkan jika anak rating semua hadir, maka gedung ini tidak akan muat, hari ini sekitar 1500 pengurus anak rating hadir, ini sebagai bukti untuk memenangkan pemilu gubernur tahun depan, target kita menang besar lha, karena Surabaya menjadi barometer Jawa Timur, sejauh ini Surabaya menjadi kandangnya PDI Perjuangan,” ungkapnya.

Oleh karenanya, pada Pilgub Jatim 2018 mendatang, Wisnu mengaharapkan bisa mendulang suara sebanyak-banyak seperti pada pemilu 2014 dan pilwali 2015 lalu.

“Sebagai wujud kongkrit pemenangan kita akan bentuk tim bappilu dan bersama badan saksi akan bergerak, artinya dari struktur sudah dua kali kuota TPS, kita tidak akan kebingungan akan cari saksi serta penggerak, karena menggerakan pengurus itu lebih dari cukup, ditambah relawan-relawan dan simpul lainya sudah terbentuk,” ujarnya.

Sementara itu, Abdullah Azwar Anas mengatakan jika dirinya ingin menampilkan suasana kampanye yang menggembirakan dan tidak akan melakukan kampanye negatif, tetapi berusaha membangun politik dengan rasa gembira tanpa menyela siapapun termasuk lawan di Pilgub Jatim.

“Menjalankan masukan dari partai terkait langkah ke depan, kami juga ingin membangun politik dengan fun, tidak semata-mata fanatisme dukungan, karena dengan membangun politik dengan rasa gembira ini, maka kita akan senang mengerjakan, tidak ada kampanye yang menafikkan dan menjelekkan orang lain,” tandasnya.

Bahkan, Anas mengaku sudah mempraktekkan kampanye atau praktek politik dengan rasa gembira, terutama ketika dia keliling di Jawa Timur. “Saya sudah memulainya saat mengunjungi 32 kab/kota, alhamdulillah direspon dengan baik,” tuturnya. (ita/ngopiae.net)

Bagikan artikel ini