Pelamar CPNS II 2017 Tembus 930 Ribu

Pelamar CPNS II 2017 Tembus 930 Ribu

Hingga Jumat (22/9) sekitar pukul 09:52 WIB, jumlah pelamar lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang kedua tahun 2017, yang dibuka di 60 Kementerian dan Lembaga, serta satu pemerintah daerah, yaitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah mencapai 930.159 orang.

Jumlah ini jauh berbeda dengan total formasi yang disediakan pemerintah pada penerimaan CPNS gelombang kedua tahun 2017, yaitu sebanyak 17.928 formasi.

Data yang dilansir Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Jumat (22/9) siang menyebutkan, 5 (lima) besar instansi pemerintah yang menjadi pilihan favorit para pelamar CPNS.

Instansi tersebut adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang sebanyak 124.832 pelamar (tersedia 300 formasi), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebanyak 99.860 pelamar (2.880 formasi).

Selanjutnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 97.875 pelamar (1.000 formasi), Kejaksaan Agung (Kejakgung) sebanyak 59.643 pelamar (1.000 formasi) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebanyak 56.401 pelamar (393 formasi).

Adapun 5 (lima) instansi pemerintah yang pelamarnya paling rendah dalam penerimaan CPNS gelombang kedua ini adalah: Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) sebanyak 40 pelamar (26 formasi), Kemenko Perekonomian sebanyak 244 pelamar (25 formasi).

Lalu Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) sebanyak 607 pelamar (10 formasi), Kementerian Pendaguyaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebanyak 921 pelamar (91 formasi) dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sebanyak 1.021 pelamar (40 formasi).

Sebagaimana diketahui, pendaftaran penerimaan CPNS gelombang II tahun 2017 dibuka sejak 11 – 25 September 2017. Para pelamar harus mendaftarakan diri melalui https://sscn.bkn.go.id.

Pelamar yang sebelumnya sudah melamar pada seleksi Kemenkum HAM dan MA pada penerimaan CPNS gelombang I, tidak perlu lagi membuat akun saat akan melamar ke 60 K/L ini. Pelamar tinggal log-in pada web sscn.bkn.go.id dengan memasukan NIK dan password yang digunakan pada pelamaran di gelombang II. (sak)

Bagikan artikel ini