Pelindo III Dukung Pencegahan Narkoba

Pelindo III Dukung Pencegahan Narkoba

Guna mengedukasi dan mencegah penggunaan bahaya narkoba bagi pegawai dan keluarganya, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III bersama Persatuan Istri Pegawai Pelindo III (Perispindo III) menyelenggarakan seminar anti narkoba dengan tema “Membawa Keluarga Menjadi Lebih Happy Dengan Lingkungan Yang Bebas Narkoba” pada Kamis (02/11).

Kegiatan yang diprakarsai oleh Perispindo III ini diselenggarakan di Grand Varuna Convex (ex gedung Barunawati) dengan diikuti oleh kurang lebih 750 orang terdiri dari Direksi Pelindo III, pegawai Pelindo III, Direksi Anak Usaha Pelindo III dan beberapa perwakilan dari beberapa sekolah di Surabaya serta Ikatan Istri Pegawai (IIP) BUMN Jawa Timur.

CEO Pelindo III IG N Askhara Danadiputra dalam sambutan pembukaan seminar mengatakan bahwa kita diharapkan dekat dengan keluarga dan anak-anak kita masing-masing agar secara kontinyu bisa memantau dan mengarahkan untuk menjauhi Narkoba, menjadikan keluarga yang happy jauh dan terhindar dari narkoba.

“Kebanyakan dari pengguna narkoba pada awalnya hanya ingin coba-coba, namun jadi kebablasan menjadi pecandu bahkan yg lebih parah lagi menjadi pengedar narkoba. maka dari itu kita sebagai orang tua dari anak-anak kita wajib untuk menjadi contoh untuk menjauhi narkoba,” tutur Ari Askhara.

Senada dengan itu, Kepala BNNP Jawa Timur Fatkhur Rahman menyampaikan bahwa 80 persen dari pengguna Narkoba berasal dari keluarga yang tidak bahagia, oleh karena itu betapa pentingnya menjaga keharmonisan dan kebahagiaan dalam rumah tangga, terutama dengan anak-anak kita yang akan menjadi penerus masa depan kita.

Sementara itu, Dr. Aisah Dahlan Ketua Asosiasi Rehabilitasi Sosial Narkoba Indonesia sekaligus narasumber pada kegiatan seminar tersebut mengatakan bahwa narkoba yang merupakan narkotika, psikotropika, dan obat terla­rang, dapat merusak atau me­lumpuhkan otak.

“Oleh karena itu, kita dapat mem­­bantu mencegah pere­daran narkoba dengan me­­laporkan kepada pihak ber­­wajib jika mengetahui adanya pere­daran narkoba dan mela­kukan rehabilitasi jika ada keluarga yang menjadi korban pengguna narkoba untuk pemulihannya,” imbuh Aisah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bahaya dan dampak penyalahgunaan narkoba sangat fatal, bahkan hingga berujung kematian. Olehnya, seluruh peserta seminar diharapkan dapat menghindari penyalahgunaan narkoba.

“Bahaya narkoba dampaknya bisa ke sosial ekonomi juga, karena narkoba harganya mahal. Dan bila seseorang telah menggunakan narkoba maka dia akan kecanduan, jadi mau tidak mau dia pasti beli,” tuturnya.

Corporate Secretary Pelindo III, Faruq Hidayat sangat senang dengan adanya seminar narkoba ini karena para pegawai di lingkungan kerja Pelindo III dapat mengetahui, mengenal dan menghindari penyalahgunaan narkoba. Dia bahkan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.

“Saya pikir kegiatan seperti ini sangat bagus. Disamping dapat memberikan pengetahuan kepada para pegawai juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Faruq.

Dalam kegiatan yang berlangsung sejak mulai pagi hingga siang hari tersebut, para pegawai tampak antusias menerima materi sosialisasi yang diberikan. Sejumlah pegawai juga mengajukan beberapa pertanyaan terkait jenis dan bahaya dari narkoba. (sak)

Bagikan artikel ini