Pendirian Patung Bung Karno di Mexico

Pendirian Patung Bung Karno di Mexico

Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyambut baik adanya tawaran dari Pemerintah Kota Mexico untuk membangun patung Soekarno di Kota Mexico. Diharapkan pada tahun 2018 sudah bisa dimulai pembangunan patung Presiden Pertama RI tersebut.

Kemenko PMK langsung melakukan koordinasi dengan K/L terkait. Seskemenko PMK YB Satya Sananugraha memimpin rakornis guna membahas rencana pembangunan patung Bung Karno. Pada rapat yang berlangsung di gedung Kemenko PMK, Jakarta juga dihadiri Plt Deputi bidang Koordinasi Kebudayaan, SekJen Kemenlu, Direktur Jendral Amerika dan Eropa, SekJen Kemendikbud dan Direktur Jendral Kebudayaan.

Melalui Gubernur Miguel Mancera, Pemerintah kota Mexico menawarkan pendirian patung Presiden Soekarno yang dikenal baik oleh masyarakat Meksiko. Presiden Soekarno merupakan salah satu penggagas Konferensi Asia Afrika dan terkenal dekat dengan pemimpin Mexico.

Mexico City saat ini sudah memiliki patung para tokoh dunia yang juga dibangun oleh negara masing-masing seperti Gandhi, Martin Luther King, Presiden Winston Churchill, Presiden Abraham Lincoln dan sebagainya.

Pemerintah Kota Mexico City secara aktif menawarkan kepada negara-negara yang warganya terkenal sebagai tokoh dunia termasuk Indonesia sebagai tanda penghormatan tinggi Kota Mexico kepada para sosok inspiratif itu.

“Semoga pembangunan patung Soekarno segera dapat terwujud karena sebagai bangsa kita patut berbangga salah satu founding father kita dipilih oleh negara lain sebagai sosok yang inspiratif dan mendapatkan tempat di Mexico City. Kita harapkan hal ini semakin mempererat hubungan kedua bangsa dan makin memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Mexico,” tutup Seskemenko PMK.

Menurut Seskemenko PMK, untuk tahun ini tidak memungkinkan melaksanakan pembangunan patung Presiden Soekarno dan terlebih dulu akan dipersiapkan dokumen legal apa saja yang akan dibutuhkan untuk pembangunan patung ini.

Dokumen legal merupakan dasar dari proses untuk beauty contest ini, mempersiapkan Tim Teknis untuk dikirim ke Mexico, dan tahun ini harus menargetkan apa saja yang harus diselesaikan seperti pendaftaran ke Walikota di Mexico dan lain sebagainya.

Dokumen-dokumen legal ini paling lambat harus diselesaikan yaitu pada bulan November 2017, karena pada bulan November Tim Teknis akan diberangkatkan ke Mexico untuk mengurus pendirian patung ini. Dokumen yang harus di persiapkanyaitu proposal, KAK, TOR dan lain sebagainya.

“Pembangunan patung Presiden Soekarno harus mulai dibuat pada awal 2018 dan kontrak juga bisa didapatkan pada tahun 2018. Pada tahun 2017 ini kita harus mempersiapkan dokumen-dokumen legal dan bahan-bahan dokumen dikumpulkan pada bulan November ini,” ujar Sekjen Kemendikbud di akhir rapat. (sak)

Bagikan artikel ini