Pengajaran Pancasila dari TK Hingga PT

Pengajaran Pancasila dari TK Hingga PT

Yayasan Pendidikan Pawyatan Kediri memutuskan untuk melakukan program pengintegrasian nilai-nilai Pancasila ke dalam kurikulum sekolah milik Yayasan dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

Keputusan penting tersebut disampaikan Ketua Yayasan Pendidikan Pawyatan Daha Drs LH Pranoto MM saat pidato Wisuda SMP Daha 1 Kediri, Senin (14/5) di Gedung Bhagawanta Kediri.

“Pembentukan karakter siswa melalui rasa, karsa dan cipta harus berisi nilai-nilai Pancasila. Hal itu akan diselenggarakan di 10 sekolah di dalam Yayasan Pawytan Daha Kediri mulai TK hingga Perguruan Tinggi,” kata LH Pranoto.

Sebagai pelaksana tugas diserahkan kepada Satriyani, Kepala Sekolah SMP Pawyatan Daha 1 yang baru diundang Ketua MPR RI dan Kaukus Pancasila dalam acara peringatan Hardiknas 2 Mei lalu ke Jakarta.

Dalam acara Festival dan Deklarasi Pengajaran Pancasila dalam Kurikulum Sekolah di Gedung MPR RI yang lalu, SMP Pawyatan Daha 1 mempresentasikan sylabus sekolah SMP baik intra, ekstra kurikulum maupun dalam praktek pembiasaan yang berisi nilai-nilai Pancasila.

Sekolah ini adalah satu dari 12 sekolah model yang diharapkan jadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk melaksanakan kurikulum 2013 yang berisi pembentukan karakter siswa berdasar Pancasila.

Ketua Kaukus Pancasila Eva Sundari, anggota DPR Dapil Kediri, Blitar, Tulungagung yang hadir di acara wisuda tersebut menyambut gembira keputusan Ketua Yayasan Pawytan tersebut.

“Alhamdulillah, acara Deklarasi Pengajaran Pancasila di MPR ada dampaknya. Respon positif dari Yayasan Pawytan Kediri akan kami respon balik,” ujar Eva Sundari dengan bersemangat.

“Kaukus Pancasila akan mengajak BPIP dan Cahaya Guru untuk menjadikan Yayasan Pawytan sebagai partner kami dalam mewujudkan misi pengintegrasian Pancasila ke sektor pendidikan,” tambahnya.

Kepala SMP Pawyatan Daha 1 Kota Kediri Satriyani menyatakan bangga sekaligus was-was atas tanggungjawab baru tersebut.

“Saya harap dukungan dan kerjasama dari semua pihak terkait, mengingat ini tugas untuk menjawab panggilan kebutuhan bangsa terutama setelah aksi bom di Surabaya,” ujarnya berduka.

SMP Pawytan sudah menjadi binaan Kaukus Pancasila sejak 2 tahun dalam penyusunan silabus berperspektif Pancasila.

“Saya sudah lapor ke Ketua MPR Zulkifli Hasan, Kepala BPIP Pak Yudi Latif dan segera saya akan diskusikan pula dengan Yayasan Cahaya Guru tantangan ini. Saya antusias memulai kerjasama dengan Yayasan Pawytan Daha,” ujar Eva Sundari. (sak)

Bagikan artikel ini