Penghargaan Aplikasi Cegah Kabut Asap

Penghargaan Aplikasi Cegah Kabut Asap

Menkopolhukam Luhut B Pandjaitan memberikan penghargaan bagi pemenang kompetisi aplikasi untuk mengatasi kabut asap. Aplikasi ini jika memungkinkan akan dikembangkan Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) untuk dipergunakan secara nyata.

Pemenang terdiri dari tiga tim, dan setiap tim terdiri dari tiga orang memperoleh berupa hadiah uang dan sertifikat. Merekaberhasil menyisihkan kurang lebih 170 peserta kompetisi lainnya. Tiga aplikasi yang menang adalah Aplikasi Bantu Asap, SOS dan Melawan Asap.

Aplikasi ‘Melawan Asap’, dipresentasikan Adjie pratama, merupakan aplikasi dimana warga bisa melaporkan langsung jika terjadi kebakaran lahan. Atau jika terlihat adanya kabut asap. Lewat aplikasi ini aparat dapat mengecek langsung kebenaran laporan karena pelapor waib memasukan nomor identitas penduduk.

Sementara aplikasi ‘SOS’ diusung trio Narendra, Hamdi dan Wahyu. Mencoba menyelesaikan permasalahan bantuan saat bencana. Membantu mendata posisi posko di mana saja, dengan layanan yang tersedia apa saja.

Aplikasi ini dapat mencatat kebutuhan apa saja yang belum terpenuhi. Korban bisa memasukan kebutuhan agar jadi catatan.

Aplikasi ‘Bantu Asap’ oleh Harits, Mustadi dan Sony. Memfasilitasi pelaporan keberadaan dan kondisi korban. Serta dapat memonitor kebutuhan barang bantuan, maka bantuan yang diberikan tidak sia-sia. Juga membantu memonitor kondisi asap di daerah.

Kompetisi inovasi aplikasi pencegahan dan mengatasi asap ini diselenggarakan Heckathon, yakni perkumpulan komunitas teknologi Informasi (IT).

Kompetisi merupakan kali kedua digelar Hackathon. Dalam kompetisi kedua ini, kompetisi bertema mengatasi kabut asap merupakan satu dari sekian seri tema yang ditawarkan Hackathon.(sak)

Bagikan artikel ini