Penghormatan Dunia untuk AG Agung

Penghormatan Dunia untuk AG Agung

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) memberikan plakat sebagai penghormatan mengenang Anthonius Gunawan Agung.

Pengatur lalu lintas udara (ATC) ini telah menyelamatkan ratusan jiwa penumpang dalam pesawat udara Batik Air 6321 saat akan lepas landas dari bandara, sebab pada saat bersamaan terjadi gempa 7,5 skala richter terjadi di Palu pada 28 September 2018 lalu.

Pemberian plakat dilakukan pada saat pembukaan acara the 55th Conference of Directors General of Civil Aviation untuk wilayah Asia dan Pasifik yang diselenggarakan di Sheraton Fiji Resort, Senin (22/10) lalu.

Plakat diberikan oleh Sekretaris Jenderal ICAO untuk mengenang pengorbanan Anthonius Gunawan Agung dalam tugas, kepada wakil Indonesia dari Divisi Perencanaan dan Pengendalian Pelayanan Navigasi Penerbangan, AirNav Indonesia (Perum LPPNPI).

“Beliau sedang memandu dengan aman pesawat tersebut dan hal itu menunjukkan komitmen totalnya untuk keselamatan penerbangan. Semoga beliau senantiasa dikenang,” kata pimpinan sidang tersebut.

Anthonius Gunawan Agung, pemuda umur 21 tahun bekerja di ATC Palu, Sulawesi Selatan, saat gempa bumi/tsunami 28 September 2018 terjadi.

Beliau memprioritaskan menyelamatkan ratusan orang di Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie dengan tetap memandu pesawat Batik Air 6321 yang hendak terbang dari Palu ke Makassar dan memilih tetap tinggal di ATC hingga pekerjaannya selesai.

Batik Air tersebut yang dipandunya terbang dengan selamat. Namun disebabkan gempa, Menara ATC rubuh. Beliau telah berkorban untuk menyelamatkan penumpang dan awak kapal Batik Air 6321. (sak)

Bagikan artikel ini