Penghormatan Terakhir untuk Raja Bhumibol

Penghormatan Terakhir untuk Raja Bhumibol

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberikan penghormatan terakhir bagi mendiang Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, di Grand Palace, Thailand, pada Selasa (25/10) siang.

Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Dusit Maha Prasat Throne Hall, Grand Palace pukul 14.05 Waktu Setempat (WS) atau hanya beberapa saat setelah mendarat di Military Airport, Terminal 2, Wing 6, Don Mueang, Bangkok, Thailand.

Kedatangan Presiden dan Ibu Negara Iriana disambut oleh Kepala Rumah Tangga Kerajaan Thailand Chirayu Isarangkun Na Ayuthaya dan Dirjen Protokol Kementerian Luar Negeri Thailand Chakri Srichawana.

Setelah itu, Presiden dan Ibu Iriana berjalan menuju Royal Um. Saat berada di Royal Urn, tempat di mana Raja Thailand disemayamkan, Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana menundukkan kepala sejenak untuk mendoakan mendiang Raja Thailand.

Tidak berapa lama, Presiden meletakkan karangan bunga di dekat jenazah mendiang Raja Bhumibol Adulyadej, yang wafat pada usia 88 tahun, Kamis (13/10) lalu.

Sebelum meninggalkan Bangkok Grand Palace, Presiden dan Ibu Negara terlebih dahulu menandatangani buku duka cita bagi Sang Raja di Main Hall of Household Bureau.

Tepat pukul 14.20 WS, Presiden dan Ibu Iriana beserta rombongan menuju Wisma Indonesia, KBRI Bangkok.

Sejumlah pemimpin negara telah memberikan penghormatannya kepada Raja Bhumibol. Raja Bhutan, Jigme Khesar Namgyel dan Ratu Jetsun Pema telah memberikan penghormatannya pada 15 Oktober 2016 lalu.

Sementara itu, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak juga berkunjung ke Bangkok Grand Palace masing-masing pada 21 dan 22 Oktober.

Pemimpin-pemimpin negara lain juga dijadwalkan untuk memberikan penghormatannya pada beberapa hari mendatang.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam penghormatan terakhir kepada Raja Thailand tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Thailand Ahmad Rusdi. (sak)

Bagikan artikel ini