Periksa Gigi Gratis di FKG Unair

Periksa Gigi Gratis di FKG Unair

Pepsodent, pasta gigi keluarga produksi Unilever Indonesia berkolaborasi dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) dan Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) menyelenggarakan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) yang ketujuh.

Tahun ini BKGN diselenggarakan di 21 FKG yang mempunyai Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) dan 30 kota PDGI cabang di Indonesia, mulai 19 September hingga 28 November 2016.

Kegiatan edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut gratis yang dilakukan secara konsisten sejak 2010 ini telah resmi dimulai pada 19 September 2016 di RSGM FKG Universitas Sumatera Utara (USU), Medan.

Surabaya menjadi kota kelima yang dikunjungi BKGN. Selama tiga hari 3-5 Oktober 2016 masyarakat Surabaya dan sekitarnya dapat memanfaatkan pemeriksaan gigi dan mulut di RSGM, FKG Universitas Airlangga (Unair) secara gratis. Menargetkan 1.000 orang yang berkunjung, FKG Unair menyiapkan 140 dokter gigi untuk memberikan pelayanan.

Hadir meresmikan acara, drg Ketut Suardita PhD SpKG(K), Wakil Dekan III FKG Unair mewakili Dekan FKG Unair dan Prof RM Coen Pramono D drg SU SpBM(K), Direktur RSGM Unair dengan disaksikan civitas akademika Unair dan Kepala Rumah Sakit di lingkungan Unair.

BKGN merupakan salah satu wujud implementasi dari strategi Unilever Sustainable Living Plan (USLP) dimana Pepsodent mengambil peran untuk meningkatkan kesehatan gigi 100 juta masyarakat dunia di tahun 2020 dan menciptakan Senyum Indonesia yang lebih sehat.

“Melalui BKGN kali ini, Pepsodent mengingatkan pentingnya peran orangtua, terutama ibu untuk mengenal dan mengetahui bagaimana cara mencegah kebiasaan yang berakibat buruk pada kondisi kesehatan gigi dan mulut anak,” ujar drg Ratu Mirah Afifah GCClindent MDSc, Head of Professional Relationship Oral Care, PT Unilever Indonesia dalam rilisnya kepada media.

Disebutkan, sejumlah kebiasaan yang sering dilakukan anak dan dianggap sepele dapat berpotensi menjadi kebiasaan buruk yang dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut si kecil, dengan mengenal kebiasaan buruk si kecil maka orang tua bisa melakukan pencegahan sedini mungkin.

“Dari sekitar 9 juta penduduk anak (usia di bawah 15 tahun) di Jawa Timur, sekitar 462.232 anak memerlukan perawatan gigi dan mulut dan baru 305.400 anak menerima perawatan kesehatan gigi dan mulut. Untuk itu, kami menghimbau keluarga di sekitar Surabaya memanfaatkan kehadiran BKGN di FKG Unair,” drg Ketut Suardita PhD SpKG(K), Wakil Dekan III FKG Uanir.

Drg Ketut menambahkan, FKG Unair senantiasa berperan aktif dalam upaya mengatasi berbagai problema kesehatan gigi dan mulut di masyarakat melalui implementasi tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat), salah satunya dengan cara bekerja sama dengan Unilever dalam menyelenggarakan BKGN.

“BKGN 2016 di Uanir berupaya mewujudkan kesehatan gigi dan mulut keluarga, dimana bila pasien datang sekeluarga (ayah-ibu-anak), maka akan dilakukan edukasi bersama-sama, agar seluruh anggota keluarga memiliki pemahaman dan keterampilan menjaga oral hygiene yang sama. Hal ini dilakukan untuk memberikan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan gigi secara menyeluruh bagi semua anggota keluarga,” jelasnya. (sak)

Bagikan artikel ini