Program WARAS Perpustakaan Jatim

Program WARAS Perpustakaan Jatim

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim terus berinovasi dalam memberikan layanan bagi pelajar. Terbaru, instansi tersebut meluncurkan program layanan Wisata Arsip Anak Sekolah (Waras).

Pencanangan program dilakukan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Akhmad Sukardi yang sekaligus membuka acara Diseminasi Pedoman Pengawasan Kearsipan Provinsi Jatim di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim, Rabu (1/3).

Program Waras ini merupakan salah satu program andalan Dinas Perspustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim untuk mengajak para pelajar dari SD sampai SLTA untuk mengetahui sejarah bangsa Indonesia dan sejarah Jatim khususnya.

Sukardi berharap, Program Waras bermanfaat bagi para pelajar agar nantinya anak-anak mengetahui nilai kepahlawan. Nilai sejarah dan nilai yang mereka belum ketahui, yaitu hal-hal yang terjadi sebelumnya yang para pelajar/anak sekolah sebelum lahir.

Dengan wisata arsip sekolah ini, mereka mengetahui peristiwa sebelumnya seperti tokoh-tokoh politik, tokoh pahlawan daerah dan peristiwa sebelumnya.

Sehingga ke depan pelajar yang wisata di Dinas Arsip lebih mengerti nilai-nilai sejarah dalam membawa panataan arsip yang lebih baik.

Selain mencanangkan Waras, Sukardi juga membuka kegiatan Diseminasi Pedoman Pengawasan Kearsipan. Kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan penyelenggara kearsipan nasional dan di Jatim, meliputi penetapan kebijakan pembinaan kearsipan dan pengelolaan arsip.

Kegiatan ini perlu didukung oleh sumber daya manusia serta sarana dan prasarana sumber daya lainnya. Ini dimaksudkan sebagai langkah membentuk tata kelola pemerintah yang baik.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jatim, Sudjono menjelaskan, visi instansinya yaitu mewujudkan masyarakat Jatim gemar membaca dan mewujudkan tertib kearsipan di lingkungan pemerintah.

Sedangkan penyelenggaraan kearsipan adalah keseluruhan kegiatan, meliputi kebijakan pembinaan kearsipan dan pengelolaan arsip dalam suatu sistem kearsipan nasional yang di dukung oleh SDM, sarana prasarana serta sumber daya lainnya.

Selain itu memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Komitmen tersebut juga dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan menumbuhkembangkan budaya gemar membaca melalui perpustakaan. Perpustakaan juga sebagai wahana belajar sepanjang hayat (long life educations). (sak)

Bagikan artikel ini