Perry Warjiyo Resmi Gubernur BI

Perry Warjiyo Resmi Gubernur BI

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menetapkan Perry Warjiyo dan Doddy Budi Waluyo secara resmi diangkat menjadi Gubernur Bank Indonesia (BI) dan Deputi Gubernur BI periode 2018-2023.

Penentapan tersebut melalui rapat paripurna masa persidangan IV tahun 2017-2018 di Rupat Paripurna DPR RI, Selasa (3/4).

Wakil Ketua Komisi XI, Achmad Hafisz Tohir melalui rilisnya mengatakan, setelah mendengarkan masukan, saran dan pendapat dari seluruh fraksi, dan usai dilakukan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), maka diputuskan Perry dan Dody mengisi kedua jabatan strategis di BI.

Rapat Internal Komisi XI DPR RI memutuskan secara musyawarah mufakat untuk menetapkan Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia Periode 2018-2023 dan Doddy Budi Waluyo sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia periode 2018-2023,” ujar Hafisz dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR.

Hafisz berharap, agar Perry dan Dody dapat menjaga stabilitas perekonomian nasional dalam menghadapi adanya potensi gejolak ekonomi global. Hal ini dilakukan dengan kebijakan moneter yang dititikberatkan pada upaya untuk memelihara stabiiltas nilai Rupiah.

Diharapkan pula agar Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI terpilih dapat meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah, OJK, dan DPR RI terkait dengan kebijakan BI di bidang moneter, makroprudensial dan sistem pembayaran dengan tetap menjaga independensi BI.

Menurut Hafisz, dua pejabat baru BI ini juga diharapkan kedepannya mampu memberi kebijakan-kebijakan BI yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, mengurangi kemiskinan dan mengatasi permasalahan kesenjangan ekonomi di Indonesia.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan ini pun, memutuskan dengan resmi menyetujui keputusan dari Komisi XI DPR RI tentang pemilihan Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI.

Perlu diketahui, terpilihny Perry berdasarkan surat Nomor R09/Pres/02/2018, tertanggal 23 Februari 2018, perihal usulan Calon Tunggal Gubernur Bank Indonesia dan mengusulkan Calon tunggal Gubernur BI untuk menggantikan Agus D.W. Martowardojo yang akan menyelesaikan masa bakti pada Mei 2018. (ist)

Bagikan artikel ini