Peserta SSEAYP di Jepang Diberangkatkan

Peserta SSEAYP di Jepang Diberangkatkan

Suasana akrab Menpora Imam Nahrawi dengan 28 peserta dan beberapa alumni Program Kapal Pemuda Asia Tenggara – Jepang (Ship for Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP) terlihat dalam acara santap malam di rumah kediaman Menpora Jalan Widya Chandra III, Jakarta, Selasa (18/10) malam.

Didampingi Plt Deputi Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Pemuda Alman Hudri, Staf Khusus Kepemudaan Zainul Munasichin, Menpora berpesan agar para peserta bisa menularkan virus kebaikan selama di Jepang ataupun sesudah balik di Indonesia.

“Kalian semua adalah pemuda dan pemudi pilihan terbaik yang mewakili Indonesia dalam program ini. Saya ingin para adik-adik nanti bisa menularkan virus kebaikan selama berada di Jepang ataupun sesudah balik di Indonesia,” pesan Imam Nahrawi.

“Saran saya catat semua kegiatan yang kalian lakukan di sana, dari catatan itu kalian akan menemukan sesuatu yang membuat Anda memiliki berbagai cerita di balik perjalanan kalian nanti.”

Acara santap malam yang berlangsung santai malam itu terlihat begitu akrab. Selain makan malam dengan suasana lesehan, beberapa alunan musik dan penampilan peserta juga tidak kalah seru ditampilkan.

Ppeserta menari dan menyanyi bersama Menpora dengan memperagakan tarian atau gerakan yang akan ditampilkan di Jepang. Bahkan Menpora meminta peserta kalau bisa mengubah salah satu lagu Indonesia yang dirubah ke bahasa Jepang.

“Kalau kalian bisa mengubah lirik salah satu lagu Indonesia ke bahasa Jepang akan menarik, pemuda disana pasti akan tertarik belajar bahasa Indonesia. Kalian harus bisa memberikan dan mengambil sesuatu yang baik selama perjalanan,” tambah Menpora.

Peserta pelatihan kepemimpinan program kapal pemuda Asia Tenggara-Jepang ke-43 diikuti 28 pemuda terdiri dari 14 putra dan 14 putri yang berasal dari 34 Provinsi. Peserta yang terpilih diseleksi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga di masing-masing Provinsi.

“Kriteria yang diseleksi adalah wawasan yang luas, intelektual, budi pekerti serta yang terpenting adalah aktif dalam pemberdayaan dan kepeloporan masyarakat,” ucap Asdep Peningkatan Kapasitas Pemuda sekaligus Penanggung Jawab Program, Alman Hudri.

Peserta akan berangkat ke Tokyo pada 24 Oktober 2016 mengikuti rangkaian acara Youth Leaders Summit selama dua minggu. Selama disana peserta akan berlatih untuk berdiskusi delapan isu utama, pertunjukan seni, pameran, workshop kebudayaan dan sebagainya.

Selanjutnya, peserta akan berlayar menggunakan kapal MS Nippon Maru dan mengunjungi Thailand, Vietnam, Singapura, Indonesia dan kembali ke Japang untuk mengikuti penutupan. (sak/ist)

Bagikan artikel ini