Petrokimia Raih Nusantara CSR Awards

Petrokimia Raih Nusantara CSR Awards

Untuk pertama kalinya PT Petrokimia Gresik (PG) mengikuti Nusantara CSR Awards dan meraih penghargaan yang diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR dalam ajang Nusantara CSR Summit & Awards ke-8.

PG mendapat penghargaan atas 3 (tiga) kategori yakni bidang Peningkatan ekonomi masyarakat, Peningkatan mutu pendidikan masyarakat dan Peningkatan mutu kesehatan masyarakat.

Dari masing-masing kategori tersebut, PG mengusung beberapa program CSR unggulan, diantaranya Program Kampung Rosela dengan judul “Rosela, Sebuah Asa di Kampung Ngipik”, Program Beasiswa Petro (Bestro) dengan judul “Tebarkan Kesempatan Pendidikan Berkelanjutan” dan Program Kampung Sehat dengan judul “Merawat Kesehatan, Merawat Masa Depan”.

Bertempat di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, La Tofi sebagai Chairman The La Tofi School of CSR dalam sambutannya menyampaikan bahwa CSR mampu mendorong peningkatan laba perusahaan di masa mendatang lewat dukungan dari masyarakat.

Hamdan Zoelva, selaku Senior Advisor The La Tofi School of CSR, dengan tegas menyampaikan peran CSR yang sangat penting bagi perusahaan. “CSR harus dipandang sebagai investasi masa depan bagi perusahaan,” katanya.

Lebih spesifik di bidang industri, perwakilan dari Kementerian Perindustrian RI, Dharma Budhi mengungkapkan bahwa saat ini sudah memasuki era revolusi industri 4.0.

“Sekarang bukan lagi operator yang menentukan jalannya produksi tapi lebih banyak mesin. Dan ini dapat diterapkan pada program-program CSR dalam mengembangkan kemampuan masyarakat sekitar melalui pendidikan vokasi sesuai dengan bidang industrinya masing-masing,” jelasnya.

Penghargaan diberikan langsung oleh Chairman The La Tofi School of CSR, La Tofi, kepada perwakilan PG, Manager CSR Yusuf Wibisono. “Prestasi yang diterima PG di ajang ini menjadi pemicu bagi kami untuk terus melakukan program CSR yang lebih baik lagi,” kata Yusuf.

Lebih lanjut, Yusuf menyampaikan bahwa kompetisi antar perusahaan di bidang CSR semacam ini mampu menumbuhkan semangat positif dan mendukung komitmen manajemen PG untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat program pemberdayaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa komitmen tersebut benar-benar kami jalankan dan bahkan memperoleh pengakuan dari masyarakat/pihak eksternal perusahaan,” pungkasnya.

PG juga berkesempatan untuk mengikuti Kongres CSR Indonesia yang dihadiri oleh sejumlah perusahaan nasional. Diskusi ini dimoderatori oleh Prof. Ibnu Hamad seorang pakar komunikasi dan pelaku CSR, yang memandu pemaparan dari Nelson Simanjuntak sebagai Kepala Pusat Fasilitasi dan Kerjasama Kementerian Dalam Negeri, Kanya Laksmi Sidharta dari Pengurus GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia), dan Dhandy Dwi Laksono dari Watchdoc Indonesia. (sak)

Bagikan artikel ini