Petung, Keindahan yang Terselubung

Petung, Keindahan yang Terselubung

Petungkriyono merupakan lokasi wisata tersembunyi di Pekalongan. Ada beberapa destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Petungkriyono.

Pertama, Curug Bajing.Letaknya di dusun Kambangan desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriyono, curug bajing menyuguhkan pemandangan yang sungguh eksotis. Lokasi curug bajing yang berada di ketinggian 1.300 mdpl, membuat hawa disekitarnya dingin dan sejuk.

Kedua Curug Muncar. Curug ini berada pada ketinggian 1.249 mdpl dan dikelilingi oleh pemandangan yang menawan lereng gunung Rogojembangan. Letaknya tidak begitu jauh dari Curug Bajing, jadi bisa langsung berkunjung kesini.

Ketiga, Curug Lawe. Berada di tengah hutan hujan tropis yang masih terjaga ke alamiannya, Curug Lawe tepatnya berada di Desa Kasimpar dan masih di Kecamatan Petungkriyono.

Menuju ke Curug Lawe memang cukup melelahkan, kamu membutuhkan waktu sekitar 40 – 60 menit berjalan kaki dari basecamp.

Di awal perjalanan akan menelusuri hutan pinus yang indah, terdapat beberapa air terjun kecil disepanjang jalan sebelum memasuki kawasan hutan kopi. Jika beruntung, dapat menjumpai kawanan Lutung Hitam dan Owa Jawa yang termasuk habitat asli dari hutan ini.

Berada di tengah hutan hujan tropis yang masih terjaga ke alamiannya, Curug Lawe tepatnya berada di Desa Kasimpar dan masih di Kecamatan Petungkriyono. Menuju ke Curug Lawe memang cukup melelahkan, kamu membutuhkan waktu sekitar 40 – 60 menit berjalan kaki dari basecamp.

Lebih kurang 250 spesies telah teridentifikasi berhabitat di hutan tersebut, termasuk sejumlah satwa langka seperti Macan, Elang Jawa, Lutung Jawa (trachypithecus auratus), Monyet Ekor Panjang (macaca fascicularis) dan Owa Jawa (hylobates moloch).

Beberapa waktu lalu, Pemkab Pekalongan menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang “Petungkriyono Cultural-Techno Forestry Park” dengan Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur dan Yayasan Kehutanan Indonesia.

Sejumlah program yang akan dilaksanakan di antaranya pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, edukasi wisata, laboratorium alam, bank genetika, bank bibit, teknologi hijau, energi hijau serta keuangan hijau (green financing). (sm)

Bagikan artikel ini