PLTBg Efisienkan Pabrik Kelapa Sawit

PLTBg Efisienkan Pabrik Kelapa Sawit

Menteri ESDM Ignasius Jonan didampingi Gubernur Jambi, Bapak Zumi Zola meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Tungkal Ulu milik PT Inti Indosawit Subur dengan kapasitas kontrak 2,2 MW.

PLTBg terletak di Desa Pematang Pauh, Kec Tungkal Ulu, Kab Tanjung Jabung Barat, Jambi. PT Inti Indosawit Subur merupakan anak usaha Asian Agri. Dalam acara pada Rabu (24/1) tersebut juga dihadiri Head of Operation Asian Agri, Bukit Sanjaya dan masyarakat setempat.

PLTBg ini menjadi pembangkit ke-7 yang dibangun Asian Agri dari total 20 unit pembangkit listrik berbahan bakar limbah sawit yang rencananya dibangun hingga 2020.

Hadirnya PLTBg telah terbukti mampu mengoptimalkan efisiensi pabrik kelapa sawit (PKS) melalui penyediaan listrik secara mandiri serta meningkatkan akses masyarakat terhadap energi.

Ignasius Jonan menyampaikan dibangunnya PLTBg merupakan dukungan pihak swasta untuk mendorong tercapainya bauran energi baru terbarukan sebesar 23% pada 2025. Selain itu, pembangunan PLTBg menjadi salah satu upaya positif bangsa terkait isu perubahan iklim.

“Kami mengundang partisipasi dari sektor swasta untuk mulai berinisiatif dan mengambil peran serupa seperti yang dilakukan Asian Agri dalam penciptaan energi hijau ini,” jelas Jonan.

Jonan berpesan kepada Manajemen Asian Agri bahwa pembangkit berkapasitas 2,2 MW ini bisa dipakai separuh untuk kegiatan bisnis Asian Agri. Kemudian separuh lagi bisa disumbangkan kepada masyarakat secara gratis.

“Menurut saya ini paling bagus. Satu rumah 450 watt aja. Kalau susut jaringan 8% bikin jaringan sendiri satu rumah 450 watt. Toh untuk perusahaan sendiri juga bagus,” tegas Jonan.

Bahwa listrik hijau ini jika dijual kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) harganya tidak seberapa. Maka dari itu, Kementerian ESDM mendukung jika Asian Agri mengajukan ijin kepada Kementerian ESDM untuk menggratiskan listrik kepada masyarakat.

Pembangunan PLTBg yang ramah lingkungan ini diharapkan dapat menginspirasi pihak-pihak lain terutama pemilik PKS untuk berinvestasi dalam pengembangan PLTBg berbasis POME. Kehadiran PKS sudah seharusnya bisa secara langsung juga manfaatnya untuk masyarakat sekitarnya. (sak)

Bagikan artikel ini